NEWS SUMMARY:
- Lonjakan harga minyak berisiko meningkatkan biaya hidup dan menekan pertumbuhan ekonomi dunia
- Harga minyak global berpotensi mencapai puncak dalam beberapa pekan akibat gangguan distribusi energi di Selat Hormuz
- Gangguan pelayaran di jalur strategis dunia memicu lonjakan biaya energi dan tekanan inflasi global
24JAMNEWS.COM - Mengapa Selat Hormuz kembali menjadi pusat perhatian dunia energi global?
Apakah konflik terbaru akan memicu gelombang kenaikan harga minyak yang lebih besar dari sebelumnya?
Peringatan Amerika Serikat Soal Lonjakan Harga Energi Global
Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright memperingatkan bahwa harga minyak dunia berpotensi melonjak dalam waktu dekat.
Baca Juga: Masuk BRICS, Indonesia Perkuat Posisi Global dan Buka Peluang Kerja Sama Ekonomi dengan Rusia
Pernyataan itu disampaikan di Washington pada Senin (13/4/2026) dalam konferensi ekonomi global yang dihadiri pelaku industri energi.
Ia menilai gangguan distribusi melalui Selat Hormuz menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga energi saat ini.
Gangguan Selat Hormuz Picu KetidakpastianSAZ Pasokan Minyak Dunia
Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menghubungkan produsen minyak Timur Tengah dengan pasar global di Asia dan Eropa.
Sejak konflik antara Amerika Serikat dan Iran meningkat pada akhir Februari, akses pelayaran di kawasan tersebut menjadi terganggu.
Kondisi ini menyebabkan pasar minyak bereaksi cepat dengan lonjakan harga yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Normalisasi Distribusi Energi Diprediksi Tidak Akan Terjadi Cepat
Wright menegaskan bahwa harga energi baru akan stabil setelah konflik berakhir dan arus distribusi kembali normal sepenuhnya.
Baca Juga: IMF Ungkap Dampak Asimetris Konflik Iran Harga Global Diprediksi Sulit Turun Dalam Waktu Lama
Namun, ia memperingatkan bahwa penurunan harga tidak akan terjadi secara instan meskipun kondisi mulai membaik.
“Presiden Donald Trump memahami bahwa gangguan jangka pendek akan mendorong harga naik,” kata Wright.
Artikel Terkait
Vladimir Putin Ambil Peran Baru Mediasi Timur Tengah Saat Konflik AS - Iran Gagal Capai Kesepakatan Strategis
Diplomasi Amerika Serikat Iran Kembali Buntu, Indonesia Waspadai Dampak Energi dan Gejolak Ekonomi Global
Keanggotaan BRICS Indonesia Dibahas Putin dan Prabowo, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Dan Geopolitik Global
Di Tengah Ancaman Resesi Global, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen dan Tetap Stabil Hingga 2026
Kerja Sama Indonesia Rusia Meningkat 12 Persen Prabowo Targetkan Percepatan Implementasi Kesepakatan Strategis Bilateral
Apa Dampak Pertemuan Prabowo Putin Bagi Ekonomi Indonesia Dan Hubungan Strategis Rusia Ke Depan
Kerja Sama Indonesia - Rusia Menguat Cepat, Prabowo Soroti Percepatan dan Dampaknya Bagi Ekonomi Nasional
Prabowo Sebut Hubungan Indonesia - Rusia Semakin Produktif, Apa Saja Sektor yang Alami Kemajuan Signifikan
Reformasi OJK 2026 Ubah Struktur Pasar Modal Indonesia, Apa Dampaknya Bagi Investor Domestik dan Global
IMF Siapkan Downgrade Ekonomi Dunia Akibat Konflik Iran dan Gangguan Energi Global Berkepanjangan