NEWS SUMMARY:
- Ma’ruf Amin meminta Indonesia meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak konflik internasional yang tidak terhindarkan
- Konflik berpotensi memicu lonjakan harga minyak dunia serta tekanan pada nilai tukar dan daya beli masyarakat
- Gagalnya perundingan damai Amerika Serikat dan Iran picu kekhawatiran global, Indonesia diminta bersiap hadapi dampak ekonomi dan energi
24JAMNEWS.COM - Mengapa perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran kembali gagal meski sudah berlangsung intensif?
Apakah Indonesia memiliki strategi cukup kuat menghadapi dampak konflik global yang semakin tidak pasti?
Gagalnya Diplomasi AS - Iran Picu Kekhawatiran Stabilitas Global
Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang digelar di Islamabad pada Sabtu (11/4/2026) berakhir tanpa kesepakatan signifikan.Baca Juga: Isu Chaos Indonesia Mencuat, Pemerintah Tegaskan Kondisi Aman dengan Data Ekonomi dan Stabilitas Sosial
Baca Juga: Rokok Ilegal Diberi Kesempatan Masuk Pasar Legal, Targetkan Dampak Signifikan Penerimaan Negara
Kegagalan ini memicu kekhawatiran baru terhadap stabilitas geopolitik global yang berdampak pada berbagai negara.
Mantan Wakil Presiden ke-13 RI, Ma’ruf Amin, menilai situasi ini harus menjadi perhatian serius Indonesia.
Ia menegaskan bahwa dampak konflik tidak hanya dirasakan di kawasan Timur Tengah, tetapi juga secara global.
Baca Juga: Gagalnya Negosiasi AS - Iran Picu Risiko Energi Dunia, Rusia Tawarkan Jalan Damai Baru untuk Kawasan
Ma’ruf Amin Soroti Kurangnya Keseriusan Mencapai Perdamaian
Ma’ruf Amin menilai kegagalan perundingan mencerminkan kurangnya keseriusan kedua pihak dalam mencari solusi damai.
Ia menyebut adanya kepentingan tersembunyi yang menghambat tercapainya kesepakatan yang menguntungkan semua pihak.
Menurutnya, konflik yang terus berlanjut menunjukkan bahwa diplomasi belum menjadi prioritas utama.
“Kalau mereka ingin menghilangkan dampak, mestinya kepentingan itu dikurangi,” ujar Ma’ruf Amin.
Risiko Ekonomi Indonesia Meningkat Seiring Eskalasi Konflik Global
Kondisi geopolitik yang tidak stabil berpotensi meningkatkan tekanan terhadap perekonomian Indonesia.
Artikel Terkait
Subsidi APBN Rp1,77 Triliun Diberikan untuk Haji 2026 Saat Harga Avtur Global Naik Signifikan
Pemerintah Klaim Stabilitas Nasional Terjaga, Isu Chaos Disebut Tidak Berdasar dan Menyesatkan
Kebijakan Rokok Ilegal Menuju Legal Masuk Tahap DPR, Optimistis Dongkrak Penerimaan Negara Signifikan
Rokok Ilegal Diultimatum Beralih Legal, Pemerintah Siapkan Langkah Tegas dan Strategi Fiskal Baru Nasional
Strategi Indonesia Jaga Dominasi Pencak Silat Dunia Setelah Vietnam dan Thailand Pernah Ungguli Prestasi Nasional
Prabowo Subianto Fokus Presiden RI, IPSI Hadapi Tantangan Baru Dorong Pencak Silat Ke Olimpiade Dunia
Munas IPSI 2026 Jadi Penentu, Pencak Silat Indonesia Dibidik Tembus Olimpiade dalam Kepemimpinan Baru
Prabowo Mundur dari IPSI, Sugiono Ambil Alih Kepemimpinan dengan Target Olimpiade dan Regenerasi Atlet
Era Baru IPSI Dimulai, Sugiono Siap Lanjutkan Warisan Prabowo dan Dorong Pencak Silat Mendunia
Harga BBM Tidak Naik Saat Krisis Global, Bagaimana Strategi Pemerintah Jaga Stok dsn Pasokan Energi