ekonomi

Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan Meski Dipangkas, Pemerintah Klaim Manfaat Gizi Tetap Optimal

Sabtu, 4 April 2026 | 05:50 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Optimalisasi program MBG dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan fiskal dan intervensi kesehatan masyarakat. (Dok. Instagram @airlanggahartarto_official)

Efisiensi Program Diproyeksikan Hemat Anggaran Hingga Dua Puluh Triliun Rupiah

Pemerintah memperkirakan penyesuaian distribusi MBG mampu menghasilkan penghematan anggaran negara mencapai Rp20 triliun.

Baca Juga: Harga Energi Global Naik Tajam, Pemerintah Pastikan BBM Indonesia Tetap Stabil Demi Jaga Daya Beli

Menurut Airlangga, efisiensi dilakukan tanpa mengurangi kualitas makanan maupun tujuan utama peningkatan gizi masyarakat.

“Potensi penghematan dari kegiatan ini mencapai Rp20 triliun,” kata Airlangga dalam konferensi pers resmi pemerintah.

Program MBG Bagian Agenda Besar Pembangunan Sumber Daya Manusia

Program MBG sebelumnya telah menjadi bagian agenda pembangunan kualitas sumber daya manusia yang konsisten diberitakan media nasional.

Baca Juga: Garuda Indonesia Hentikan Rute Jakarta Bengkulu, Sinyal Perubahan Besar Industri Penerbangan Domestik

Kebijakan ini berkaitan erat dengan strategi pemerintah menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas generasi usia produktif Indonesia.

Optimalisasi program menunjukkan pendekatan pemerintah yang mencoba menyeimbangkan dampak sosial dengan keberlanjutan fiskal jangka panjang.****

Halaman:

Tags

Terkini