ekonomi

Ketegangan AS - Iran Meningkat Setelah Negosiasi Gagal, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia ke Depan

Senin, 13 April 2026 | 22:40 WIB
Indonesia diingatkan Ma’ruf Amin untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko global (Dok. Instagram @@kyai_marufamin)

NEWS SUMMARY:

  • Perundingan damai Amerika Serikat dan Iran di Islamabad selama 21 jam berakhir tanpa kesepakatan akibat perbedaan kepentingan
  • Ma’ruf Amin meminta Indonesia meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak konflik internasional yang tidak terhindarkan
  • Konflik berpotensi memicu lonjakan harga minyak dunia serta tekanan pada nilai tukar dan daya beli masyarakat

24JAMNEWS.COM - Mengapa perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran kembali gagal meski sudah berlangsung intensif?

Apakah Indonesia memiliki strategi cukup kuat menghadapi dampak konflik global yang semakin tidak pasti?

Gagalnya Diplomasi AS - Iran Picu Kekhawatiran Stabilitas Global

Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang digelar di Islamabad pada Sabtu (11/4/2026) berakhir tanpa kesepakatan signifikan.Baca Juga: Isu Chaos Indonesia Mencuat, Pemerintah Tegaskan Kondisi Aman dengan Data Ekonomi dan Stabilitas Sosial

Baca Juga: Rokok Ilegal Diberi Kesempatan Masuk Pasar Legal, Targetkan Dampak Signifikan Penerimaan Negara

Kegagalan ini memicu kekhawatiran baru terhadap stabilitas geopolitik global yang berdampak pada berbagai negara.

Mantan Wakil Presiden ke-13 RI, Ma’ruf Amin, menilai situasi ini harus menjadi perhatian serius Indonesia.

Ia menegaskan bahwa dampak konflik tidak hanya dirasakan di kawasan Timur Tengah, tetapi juga secara global.

Baca Juga: Gagalnya Negosiasi AS - Iran Picu Risiko Energi Dunia, Rusia Tawarkan Jalan Damai Baru untuk Kawasan

Ma’ruf Amin Soroti Kurangnya Keseriusan Mencapai Perdamaian

Ma’ruf Amin menilai kegagalan perundingan mencerminkan kurangnya keseriusan kedua pihak dalam mencari solusi damai.

Ia menyebut adanya kepentingan tersembunyi yang menghambat tercapainya kesepakatan yang menguntungkan semua pihak.

Menurutnya, konflik yang terus berlanjut menunjukkan bahwa diplomasi belum menjadi prioritas utama.

Baca Juga: Harga BBM Subsidi Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global, Ini Fakta Konsumsi Dan Impor Energi Indonesia

“Kalau mereka ingin menghilangkan dampak, mestinya kepentingan itu dikurangi,” ujar Ma’ruf Amin.

Risiko Ekonomi Indonesia Meningkat Seiring Eskalasi Konflik Global

Kondisi geopolitik yang tidak stabil berpotensi meningkatkan tekanan terhadap perekonomian Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini