ekonomi

Usai Rusia Prabowo Lanjut ke Prancis, Ini Fokus Kerja Sama Strategis dengan Presiden Emmanuel Macron

Rabu, 15 April 2026 | 17:10 WIB
Presiden Prabowo Subianto bertemu Emmanuel Macron di Istana Élysée membahas kerja sama strategis Indonesia Prancis lintas sektor. (Dok. Bakom RI)

Lawatan Eropa Lanjutan dari Diplomasi Intensif Indonesia dengan Rusia

Kunjungan ke Prancis merupakan kelanjutan dari agenda diplomasi Presiden Prabowo di Moskow bersama Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sebelumnya, pertemuan di Kremlin menitikberatkan pada kerja sama strategis yang memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan Rusia.

Baca Juga: Investasi Indonesia Tumbuh di Tengah Krisis Global 2026 Stabilitas Jadi Kunci Kepercayaan Investor Dunia

Langkah ini menunjukkan pendekatan diplomasi seimbang Indonesia dalam menjalin hubungan dengan berbagai kekuatan global secara independen.

Dalam konteks global yang dinamis, strategi ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas politik dan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik.

Prancis Dipandang Sebagai Mitra Strategis Indonesia di Kawasan Eropa

Pemerintah Indonesia menempatkan Prancis sebagai mitra penting dalam pengembangan kerja sama bilateral yang berkelanjutan di kawasan Eropa.

Baca Juga: Dari Kasus Ilegal Hingga Lelang Triliunan, Ini Perjalanan Kapal MT Arman 114 yang Disita Negara

Kerja sama yang dibangun diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi konkret yang memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara.

Dalam pernyataannya, akun resmi @prabowo menyebut bahwa kemitraan ini diarahkan pada hubungan saling menguntungkan dan berjangka panjang.

Kedekatan Indonesia dengan Prancis juga memperkuat posisi Indonesia dalam memperluas jaringan kerja sama internasional di berbagai sektor strategis.

Baca Juga: Selat Hormuz Jadi Kunci Harga Energi Dunia Konflik Berkepanjangan Picu Lonjakan Biaya dan Industri

Dampak Diplomasi Terhadap Ekonomi dan Posisi Indonesia Global

Diplomasi aktif yang dilakukan Presiden Prabowo berpotensi meningkatkan investasi asing dan transfer teknologi ke Indonesia.

Kolaborasi di sektor energi dan industri diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih berkelanjutan dan kompetitif.

Selain itu, kerja sama pendidikan dan ekonomi kreatif membuka peluang peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Secara keseluruhan, kunjungan ini mempertegas arah kebijakan luar negeri Indonesia yang proaktif, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan nasional.****

Halaman:

Tags

Terkini