• Sabtu, 18 April 2026

Banjir dan Angin Kencang Terjang Jawa Timur, 2.800 Warga Terdampak di Awal November 2025

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Rabu, 5 November 2025 | 00:00 WIB
Petugas BPBD membantu warga memperbaiki rumah rusak akibat angin kencang di Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (2/11/2025). (Dok. BPBD Kabupaten Pamekasan )
Petugas BPBD membantu warga memperbaiki rumah rusak akibat angin kencang di Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (2/11/2025). (Dok. BPBD Kabupaten Pamekasan )

 

NEWS SUMMARY

  • Cuaca ekstrem disertai hujan lebat melanda sejumlah wilayah Jawa Timur, memicu kerusakan rumah dan fasilitas umum.
  • BNPB mencatat bencana hidrometeorologi basah meningkat hingga awal November 2025, berdampak pada ribuan warga.
  • Abdul Muhari, Ph.D. mengimbau peningkatan kewaspadaan, mitigasi dini, dan gotong royong menjaga lingkungan.

24JAMNEWS.COM - Apakah hujan deras dan angin kencang belakangan ini sekadar cuaca buruk biasa.

Atau pertanda meningkatnya ancaman bencana hidrometeorologi yang bisa mengguncang kehidupan sehari-hari?

Pertanyaan ini makin mendesak seiring munculnya laporan kerusakan di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Ignasius Jonan Bertemu Presiden Prabowo Subianto Selama 2 Jam di Istana, Tak Bahas Whoosh

Cuaca Ekstrem Melanda Beberapa Wilayah Jawa Timur

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa hingga Selasa (4/11/2025) pukul 07.00 WIB, kejadian bencana hidrometeorologi basah mendominasi laporan di berbagai daerah.

Di Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur, cuaca ekstrem disertai hujan lebat melanda lima desa dan satu kelurahan dalam empat kecamatan.

Kerusakan tercatat pada sembilan rumah, satu fasilitas pendidikan, dan satu tempat ibadah.

Baca Juga: Harga Beras Turun di 23 Provinsi, Badan Pusat Statistik Catat Deflasi Dua Bulan Beruntun

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat sudah membantu warga terdampak.

Angin Kencang Rusak Rumah di Nganjuk, Banyuwangi, Malang

Di Kabupaten Nganjuk pada Minggu (2/11/2025) pukul 13.30 WIB angin kencang menerjang Desa Sidoharjo, Kecamatan Tanjunganom, merusak delapan rumah—dua rusak berat, dua rusak sedang, empat rusak ringan.

Di Banyuwangi sekitar pukul 14.00 WIB angin kencang menyerang Desa Seneporejo dan Desa Tulungrejo, merusak 27 rumah ringan.

Baca Juga: Market Cap BEI Turun 2,47 Persen Jadi Rp14.857 Triliun, Indeks Harga Saham Ditutup 8.163

Di Kabupaten Malang saat yang sama, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau terdampak dengan sembilan rumah rusak berat, 14 rusak sedang, dan 89 rusak ringan; tidak ada laporan korban jiwa atau pengungsian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X