24JAMNEWS.COM - Apakah kenaikan harga BBM benar-benar solusi untuk menjaga kesehatan APBN di tengah tekanan global saat ini?
Atau justru kebijakan tersebut berisiko menekan daya beli masyarakat dan menghambat pertumbuhan ekonomi nasional?
Debat Kebijakan Energi Picu Kekhawatiran Daya Beli Masyarakat Melemah
Perdebatan soal kenaikan harga BBM kembali mencuat setelah usulan dari Jusuf Kalla mendapat respons kritis dari DPR.
Baca Juga: Pemerintah Imbau Publik Tak Percaya Isu Chaos, Stabilitas Nasional Disebut Tetap Aman dan Kondusif
Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI dari Fraksi Gerindra, Wihadi Wijanto, menilai kebijakan menaikkan harga BBM berpotensi menekan daya beli masyarakat.
Menurut Wihadi, dalam keterangannya pada Jumat (10/04/2026), APBN saat ini masih cukup kuat untuk meredam tekanan global tanpa harus menaikkan harga energi.
Ia menegaskan bahwa APBN bukan sekadar instrumen fiskal, tetapi juga berfungsi sebagai peredam gejolak ekonomi eksternal.
Baca Juga: Distribusi Gizi Nasional Butuh Motor Listrik, Ini Penjelasan Pemerintah Soal Program MBG Terbaru
Kondisi APBN Dinilai Masih Kuat Hadapi Tekanan Global
Wihadi menyampaikan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih terjaga dengan indikator makro yang relatif stabil.
Inflasi tercatat 3,48 persen pada Maret 2026, sementara pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 mencapai 5,39 persen.
Selain itu, indeks PMI manufaktur masih berada di zona ekspansif, yang mencerminkan aktivitas industri tetap tumbuh.
Pendapatan negara hingga Maret 2026 mencapai Rp574,9 triliun atau tumbuh 10,5 persen secara tahunan.
Dengan capaian tersebut, pemerintah dinilai memiliki ruang fiskal untuk menjaga stabilitas tanpa membebani masyarakat melalui kenaikan harga BBM.
Artikel Terkait
Evaluasi IUP Tambang Ilegal Dipercepat, Prabowo Tekankan Kepentingan Nasional di Atas Kepentingan Kelompok
Indonesia Nilai Kesepakatan Iran - Amerika Serikat Bisa Kurangi Risiko Krisis Energi dan Ketegangan Global
Biaya Haji Indonesia 2026 Turun di Tengah Kenaikan Avtur, Pemerintah Menekan Beban Jemaah Tahun Depan
Prabowo Bangun Special Financial Center, Bisa Tingkatkan Kepercayaan Investor Terhadap Stabilitas Ekonomi
Indonesia Lebih Kuat Hadapi Krisis Global Lewat Percepatan Transformasi Energi Berbasis Sumber Lokal
Jalur Laut Indonesia Jadi Sorotan Dunia, Prabowo Tegaskan Pentingnya Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
Biaya Haji Tetap Turun Meski Avtur Melonjak, Ini Peran APBN dalam Menjaga Keterjangkauan Jemaah
Motor Listrik untuk MBG Dinilai Penting, Pemerintah Fokus Jangkau Desa Terpencil Lewat Dukungan Operasional
Inflasi dan Suku Bunga Terancam Naik Jamie Dimon Bahas Dampak Konflik Iran Pada Ekonomi Amerika Serikat
Satgas PKH Amankan Jutaan Hektare Hutan dan Aset Negara Rp371 Triliun, Ini Penjelasan Pemerintah