• Sabtu, 18 April 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 5,5 Persen 2025, Apakah Lapangan Kerja Ikut Pulih?

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Senin, 20 Oktober 2025 | 17:00 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat memaparkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 di Jakarta. (Dok. Kemenkeu)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat memaparkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 di Jakarta. (Dok. Kemenkeu)

 

NEWS SUMMARY:

  • Pemulihan ekonomi RI diproyeksikan meningkat menjelang Desember 2025
  • Gen Z hadapi pengangguran tinggi meski aktivitas ekonomi mulai pulih
  • Pemerintah siapkan stimulus untuk percepat ekspansi korporasi dan lapangan kerja

24JAMNEWS.COM - Apakah janji pemerintah untuk memulihkan ekonomi pada akhir 2025 benar-benar mampu membuka pintu lapangan kerja bagi jutaan anak muda yang masih berjuang mencari penghidupan?

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan tanda-tanda pemulihan ekonomi nasional mulai tampak di berbagai sektor menjelang akhir tahun 2025.

Dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta pada Sabtu, 18 Oktober 2025, Purbaya mengungkapkan optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat meningkat hingga 5,5 persen pada kuartal IV 2025.

Baca Juga: Transparansi Dipertanyakan, Begini Akar Masalah Proyek Kereta Cepat Whoosh B2B

Ia menilai, salah satu indikator kebangkitan ekonomi terlihat dari meningkatnya permintaan sambungan listrik baru di sejumlah wilayah, yang mencerminkan aktivitas masyarakat dan dunia usaha mulai bergerak naik.

"Ekonominya memang mulai bergeliat,” ujar Purbaya.

“Dirut PLN kemarin menyampaikan bahwa di banyak tempat orang sudah mulai minta sambungan listrik baru, itu artinya aktivitas ekonomi mulai bergerak,” imbuhnya.

Baca Juga: Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat Whoosh Disorot, Mahfud MD Kritik Sikap KPK

Pertumbuhan Lebih Dulu Dinikmati Kelas Menengah

Purbaya menjelaskan, manfaat dari pertumbuhan ekonomi biasanya lebih cepat dirasakan oleh kelompok masyarakat kelas menengah.

Karena memiliki daya beli yang kuat, akses pembiayaan, dan kemampuan beradaptasi terhadap peluang ekonomi baru.

"Biasanya, ketika ekonomi tumbuh makin cepat, yang menikmati paling banyak itu kelas menengah duluan. Yang bawah lebih lama,” katanya.

Baca Juga: Strategi Mitra Promedia: Pelatihan Konten, Monetisasi Digital, dan Dukungan Teknologi

Ia menambahkan, ketika korporasi mulai berekspansi, terutama di sektor teknologi informadi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Artikel Terkait

Terkini

X