- INDEF nilai ekonomi stabil tapi belum transformasional.
- Publik soroti efektivitas dan transparansi program Makan Bergizi Gratis.
- Hilirisasi dan tata kelola kerja sama global masih perlu diperkuat.
24JAMNEWS.COM - Apakah pertumbuhan 5,12 % dalam satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka benar-benar menunjukkan kemajuan ekonomi yang nyata atau sekadar stabilitas yang diwarisi sebelumnya?
Pemerintahan Prabowo–Gibran berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12 % (year-on-year) pada triwulan II-2025.
Menandakan bahwa kondisi makroekonomi Indonesia masih relatif stabil di tengah tekanan eksternal.
Baca Juga: KCIC Rugi Beruntun Hingga 2025, PT KAI Harus Menanggung Sebesar 60 Persen Beban Konsorsium
Program belanja besar seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan efisiensi anggaran menjadi sorotan, karena implikasinya terhadap ruang fiskal dan aktivitas ekonomi daerah.
Diplomasi Global Tinggi, Namun Prioritas Domestik Perlu Penguatan
Dalam setahun menjabat, Presiden Prabowo melakukan tiga kali reshuffle yang melibatkan sepuluh menteri atau pejabat selevel menter.
Serta melakukan kunjungan ke luar negeri sebanyak hampir 70 % dari total lawatan.
Baca Juga: Laba FORE Tumbuh 41,94 Persen di Kuartal III-2025, Penjualan Sentuh Rp1,04 Triliun
Menunjukkan orientasi utama pada diplomasi dan posisi Indonesia di kancah global.
Sementara langkah ini menunjukkan keseriusan pada kerjasama internasional, pengamat menilai keberhasilan konkret di bidang ekonomi domestik belum optimal.
Program Prioritas Disorot Publik: MBG dan Hilirisasi Banyak Kritik
Program MBG menjadi yang paling banyak dibicarakan oleh netizen (183.723 perbincangan) dengan sentimen negatif tertinggi (76,9 %).
Baca Juga: Menkeu Purbaya Tegaskan Data Resmi Dana Pemda Hanya Bersumber dari Bank Indonesia
Terkait kasus keracunan makanan hingga susunan pejabat di badan terkait.
Artikel Terkait
Pajak Online Shop 0,5 Persen Ditunda, Pemerintah Tunggu Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
Sri Mulyani Rancang, Purbaya Tunda: Pajak Marketplace Baru Jalan Saat Ekonomi 6 Persen
Kasus Private Jet Pimpiñan KPU: DPR Siap Periksa Penggunaan Dana Publik Miliaran Rupiah
Partai Gerindra Unggul 33,5 Persen, DWS: Bukti Kepercayaan Publik terhadap Prabowo
Partai Gerindra di Posisi Teratas Survei IPO, Publik Nilai Kepemimpinan Prabowo Efektif
Kisah Inspiratif Krisdayanti, Raih Perak di World Kungfu Championships 2025 Tiongkok
Utang KCIC Alami Pembengkakan Menjadi Sebesar 7,5 Miliar USD, Pemerintah Cari Jalan Tanpa APBN
KCIC Rugi Beruntun Hingga 2025, PT KAI Harus Menanggung Sebesar 60 Persen Beban Konsorsium
Menkeu Purbaya Tegaskan Data Resmi Dana Pemda Hanya Bersumber dari Bank Indonesia
Laba FORE Tumbuh 41,94 Persen di Kuartal III-2025, Penjualan Sentuh Rp1,04 Triliun