• Sabtu, 18 April 2026

ICOR 5,79 Jadi Tantangan, INDEF Tekankan Inovasi dan Kemandirian Ekonomi Nasional

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Minggu, 2 November 2025 | 05:00 WIB
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan ungkap peningkatan produksi beras dan kesejahteraan petani. (Facebook.com @Zulkifli Hasan)
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan ungkap peningkatan produksi beras dan kesejahteraan petani. (Facebook.com @Zulkifli Hasan)

NEWS SUMMARY:


24JAMNEWS.COM - Bagaimana Indonesia menjaga ketahanan ekonominya di tengah ketidakpastian global yang kian kompleks?

Pertanyaan ini menjadi sorotan utama dalam Sarasehan 100 Ekonom 2025 yang digelar Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Dalam sambutannya, Esther Sri Astuti, Direktur Eksekutif INDEF, menegaskan bahwa Indonesia masih memiliki peluang besar di tengah tantangan global.

Baca Juga: Laba Astra Turun Sebesar 6 Persen Jadi Rp24,67 Triliun, Harga Batubara Tekan Kinerja

Ia menyebut ada tiga pilar penting untuk memperkuat resiliensi ekonomi nasional, yaitu kemampuan beradaptasi, kemandirian ekonomi nasional, serta inovasi dan sumber daya manusia.

Esther menekankan bahwa kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan.

“Sarasehan 100 Ekonom menjadi jembatan untuk menyampaikan rekomendasi dan gagasan yang bermanfaat bagi ketahanan ekonomi domestik,” ujarnya.

Baca Juga: Kuartal III 2025: Laba Indosat Ooredoo Hutchison Susut, Ekuitas Semakin Menguat

Ia juga berharap buku Pemikiran 100 Ekonom dapat menjadi panduan bagi pembuat kebijakan dan praktisi ekonomi di Indonesia.

Pemerintah Fokus Perkuat Fondasi Dan Daya Saing Nasional

Pemerintah terus memantau dan merespons dinamika global untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik.

Hal tersebut disampaikan oleh Ferry Irawan, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Baca Juga: Keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati Aktif Lagi di DPR Setelah MKD Tolak Pengunduran Diri

Ferry mengungkapkan sejumlah tantangan utama, seperti produktivitas yang masih rendah, ICOR sebesar 5,79 yang relatif tinggi, serta peningkatan tenaga kerja informal pascapandemi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X