• Sabtu, 18 April 2026

Ekonomi Indonesia Tumbuh dengan Stabil, Surplus Perdagangan Capai 65 Bulan Beruntun

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Rabu, 5 November 2025 | 01:00 WIB
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok mencerminkan ekspor nonmigas yang terus meningkat. (Dok. pelindo.co.id)
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok mencerminkan ekspor nonmigas yang terus meningkat. (Dok. pelindo.co.id)

NEWS SUMMARY


24JAMEWS.COM - Apakah ekonomi Indonesia masih mampu tumbuh stabil di tengah perlambatan global dan ketidakpastian harga komoditas dunia?

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jawabannya cukup meyakinkan.

BPS mencatat kinerja perdagangan luar negeri Indonesia tetap positif sepanjang Januari–September 2025 dengan nilai ekspor mencapai US$ 209,8 miliar, naik 8,14 persen secara tahunan (yoy).

Baca Juga: 5 Wilayah Jawa Timur Dilanda Cuaca Ekstrem, 112 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang

Kenaikan ini terjadi meski harga batubara dunia turun 23,6 persen yoy, karena didorong peningkatan ekspor nonmigas terutama dari industri pengolahan yang tumbuh 20,25 persen.

Surplus Perdagangan Capai Rekor 65 Bulan Berturut-Turut

Neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus besar, yaitu US$ 33,5 miliar, meningkat US$ 11,3 miliar dibanding periode sama tahun lalu.

Surplus terbesar berasal dari Amerika Serikat (US$ 13,5 miliar), India (US$ 10,5 miliar), dan Filipina (US$ 6,5 miliar), sementara defisit terdalam terjadi dengan Tiongkok (US$ -14,3 miliar).

Baca Juga: Ignasius Jonan Bertemu Presiden Prabowo Subianto Selama 2 Jam di Istana, Tak Bahas Whoosh

Sektor Industri Pengolahan Jadi Motor Ekspor Nonmigas

Ekspor besi dan baja tumbuh 11,8 persen menjadi US$ 21 miliar, sementara CPO dan turunannya naik 18,1 persen menjadi US$ 18 miliar.

Tujuan ekspor utama masih didominasi Tiongkok (23,3 persen), Amerika Serikat (11,5 persen), dan India (7 persen).

Kunjungan Wisatawan Naik, Sektor Jasa Mulai Pulih

BPS juga mencatat jumlah wisatawan mancanegara meningkat 10,2 persen menjadi 11,4 juta

Baca Juga: Market Cap BEI Turun 2,47 Persen Jadi Rp14.857 Triliun, Indeks Harga Saham Ditutup 8.163 kunjungan.

Sedangkan wisatawan nusantara melonjak 18,9 persen menjadi 901 juta perjalanan, menandakan pemulihan kuat sektor pariwisata nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X