Perhatian pasar bergeser dari politik menuju arah regulasi yang lebih terstruktur dalam beberapa minggu ke depan.
Baca Juga: 3 Laga, 1 Kemenangan Bersejarah: Perjalanan Timnas Indonesia U-17 Di Bawah Nova Arianto
Kondisi ini dipandang sebagai fondasi jangka panjang dalam perkembangan industri aset digital global.
Korporasi Kripto Melihat Koreksi Sebagai Proses Konsolidasi Alamiah
Wakil Presiden INDODAX, Antony Kusuma, mengatakan bahwa fluktuasi harga menggambarkan fase konsolidasi menjelang pematangan pasar.
Ia menjelaskan bahwa ketidakpastian suku bunga The Fed terus menjadi faktor terbesar penentu arah Bitcoin.
Baca Juga: Hujan Deras Hentikan Pencarian: Risiko Longsor Susulan Mengancam 512 Personel SAR
Antony menilai kemungkinan pemangkasan suku bunga pada Desember dapat menjadi katalis pemulihan harga.
Ia meminta investor tetap mengutamakan manajemen risiko dan menilai koreksi sebagai mekanisme pasar yang sehat.****
Artikel Terkait
Dugaan Izin Lingkungan Tidak Dipenuhi: Banjir Lumpur Pomalaa Masuk Sorotan WALHI Sultra
Kilas Balik 3 Pertandingan Indonesia di Piala Dunia U-17 dan Dampaknya bagi Pembinaan
3 Laga, 1 Kemenangan Bersejarah: Perjalanan Timnas Indonesia U-17 Di Bawah Nova Arianto
Tata Kelola MBG Dipertanyakan Usai BGN Laporkan 11.640 Penerima Manfaat Terdampak
Seberapa Penting Cikawali Bagi Kerajaan Galuh? Ini Catatan Sejarah dan Angkanya
Hujan Deras Hentikan Pencarian: Risiko Longsor Susulan Mengancam 512 Personel SAR
Biaya Pembakaran Rp12 Juta per Kontainer, Pemerintah Beralih ke Pencacahan
Temuan 19.391 Balpres Ungkap Skala Peredaran Pakaian Ilegal di Bandung
Gerakan 5 Juta Pohon Kelapa Diluncurkan, Potensi Hilirisasi Disebut Capai Rp4.800 Triliun
Bitcoin Jatuh ke 96.000 Dolar AS Usai Shutdown Amerika Serikat Berakhir, Apa Pemicunya?