• Sabtu, 18 April 2026

Gubernur Bank Indonesia Sebut Inflasi Terkendali, BI Rate Bisa Turun Jika Kondisi Mendukung

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Kamis, 20 November 2025 | 13:52 WIB
Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan ruang penurunan suku bunga masih ada di tengah ketidakpastian global.  (Facebook.com @Bank Indonesia)
Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan ruang penurunan suku bunga masih ada di tengah ketidakpastian global. (Facebook.com @Bank Indonesia)

Ketidakpastian global, termasuk inflasi Amerika Serikat yang masih tinggi, membuat proyeksi penurunan Fed Funds Rate lebih kecil dari sebelumnya.

Sehingga BI harus tetap berhati-hati menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Suku Bunga Rendah untuk Mendorong Aktivitas Ekonomi Nasional

BI menekankan bahwa pelonggaran suku bunga merupakan salah satu alat untuk memperkuat konsumsi dan investasi domestik, terutama saat ekonomi masih belum mencapai kapasitas penuh.

Baca Juga: BI-Rate 4,75 Persen: Pasar Menilai Level Ini Paling Aman di Tengah Arus Keluar 0,95 Miliar Dolar AS?

Perry menambahkan, kebijakan ini sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sekaligus menjaga daya tahan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

BI Tetap Fokus Menjaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Meski ada ruang penurunan, BI menegaskan stabilitas nilai tukar tetap menjadi prioritas utama.

Baca Juga: Yordania Tawarkan Proyek 1,3 Miliar Dolar AS ke Danantara, Mulai dari Gas hingga Jalan Tol

Fluktuasi rupiah dapat mempengaruhi harga barang impor dan inflasi domestik, sehingga setiap keputusan moneter disesuaikan dengan kondisi global.

Menurut data resmi BI, suku bunga tetap 4,75 persen sejak September 2025, dan BI akan terus memantau perkembangan ekonomi global untuk menentukan langkah kebijakan berikutnya.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X