• Sabtu, 18 April 2026

APBN 2026 Rp2.567,9 Triliun, Pemerintah Fokuskan 8 Program Prioritas Dongkrak Ekonomi

Photo Author
Tim 24 Jam News, 24jamnews.com
- Jumat, 2 Januari 2026 | 21:40 WIB
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Facebook.com @Airlangga Hartarto)
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Facebook.com @Airlangga Hartarto)

NEWS SUMMARY:

  • Pemerintah menetapkan arah pembangunan ekonomi 2026 dengan fokus pertumbuhan 5,2–5,8 persen melalui investasi, ekspor, dan penguatan konsumsi domestik.
  • APBN 2026 sebesar Rp2.567,9 triliun diarahkan ke delapan program prioritas strategis untuk mendorong pemerataan dan ketahanan ekonomi nasional.
  • Sinergi fiskal, investasi, dan perlindungan sosial diharapkan memperkuat daya tahan ekonomi Indonesia menghadapi dinamika global.

24JAMNEWS.COM - Bagaimana Indonesia menjadikan tahun 2026 sebagai momentum kebangkitan kesejahteraan sosial sekaligus ketahanan ekonomi di tengah tantangan global?

Apa langkah konkret pemerintah untuk memastikan keberlanjutan ekonomi dan keadilan sosial?

Tahun 2026: Momen Kekuatan Ketahanan Ekonomi dan Sosial Terintegrasi

Memasuki tahun 2026, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa fokus pembangunan nasional bukan hanya pertumbuhan ekonomi semata.

Baca Juga: Perceraian Figur Publik: Atalia Praratya dan Ridwan Kamil Sepakat Damai, Sidang Menjadi Efisien

Tetapi juga mewujudkan keadilan sosial dan ketahanan ekonomi secara bersamaan dengan strategi terukur.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa arah kebijakan 2026 menitikberatkan pada ketahanan pangan, energi, dan pembangunan masyarakat yang adil dan setara.

Delapan Program Prioritas Hasilkan Multiplikasi Ekonomi

Delapan program prioritas pemerintah yang terencana dengan alokasi Rp2.567,9 triliun telah disiapkan untuk menghadirkan dampak luas bagi masyarakat.

Baca Juga: Rekor Pertanian 2025: Produksi Beras Tertinggi, Stok 4 Juta Ton, dan Inflasi Pangan Tetap Terkendali

Program ini mencakup ketahanan pangan, kesehatan, perumahan, koperasi desa, UMKM, serta ketahanan energi dan pertahanan.

Alokasi tersebut diharapkan memberi efek ganda terhadap perekonomian.

Seperti peningkatan produktivitas, penyerapan tenaga kerja, dan perluasan akses layanan dasar masyarakat.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Pantau Langsung 2 Gunung Api Aktif, Data Semeru 4 Letusan Per Jam Jadi Sorotan

Target Pertumbuhan Ekonomi Mendukung Capaian Keadilan Sosial

Pemerintah bersama DPR menyepakati target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 di kisaran 5,2–5,8 persen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X