NEWS SUMMARY:
- Pemerintah menetapkan arah pembangunan ekonomi 2026 dengan fokus pertumbuhan 5,2–5,8 persen melalui investasi, ekspor, dan penguatan konsumsi domestik.
- APBN 2026 sebesar Rp2.567,9 triliun diarahkan ke delapan program prioritas strategis untuk mendorong pemerataan dan ketahanan ekonomi nasional.
- Sinergi fiskal, investasi, dan perlindungan sosial diharapkan memperkuat daya tahan ekonomi Indonesia menghadapi dinamika global.
24JAMNEWS.COM - Bagaimana Indonesia menjadikan tahun 2026 sebagai momentum kebangkitan kesejahteraan sosial sekaligus ketahanan ekonomi di tengah tantangan global?
Apa langkah konkret pemerintah untuk memastikan keberlanjutan ekonomi dan keadilan sosial?
Tahun 2026: Momen Kekuatan Ketahanan Ekonomi dan Sosial Terintegrasi
Memasuki tahun 2026, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa fokus pembangunan nasional bukan hanya pertumbuhan ekonomi semata.
Baca Juga: Perceraian Figur Publik: Atalia Praratya dan Ridwan Kamil Sepakat Damai, Sidang Menjadi Efisien
Tetapi juga mewujudkan keadilan sosial dan ketahanan ekonomi secara bersamaan dengan strategi terukur.
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa arah kebijakan 2026 menitikberatkan pada ketahanan pangan, energi, dan pembangunan masyarakat yang adil dan setara.
Delapan Program Prioritas Hasilkan Multiplikasi Ekonomi
Delapan program prioritas pemerintah yang terencana dengan alokasi Rp2.567,9 triliun telah disiapkan untuk menghadirkan dampak luas bagi masyarakat.
Baca Juga: Rekor Pertanian 2025: Produksi Beras Tertinggi, Stok 4 Juta Ton, dan Inflasi Pangan Tetap Terkendali
Program ini mencakup ketahanan pangan, kesehatan, perumahan, koperasi desa, UMKM, serta ketahanan energi dan pertahanan.
Alokasi tersebut diharapkan memberi efek ganda terhadap perekonomian.
Seperti peningkatan produktivitas, penyerapan tenaga kerja, dan perluasan akses layanan dasar masyarakat.
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Pantau Langsung 2 Gunung Api Aktif, Data Semeru 4 Letusan Per Jam Jadi Sorotan
Target Pertumbuhan Ekonomi Mendukung Capaian Keadilan Sosial
Pemerintah bersama DPR menyepakati target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 di kisaran 5,2–5,8 persen.
Artikel Terkait
Dari Sawit ke Hortikultura, Arah Baru Kebijakan Lahan Jawa Barat Menurut Gubernur Jabar KDM
Struktur Baru BEI: 6 Manfaat Demutualisasi untuk Investor dan Ekosistem Pasar Modal
Harga Pangan Nataru Diawasi Ketat, Mentan Andi Amran Sulaiman Ancam Sanksi Hingga Cabut Izin
Minyak Goreng Di Atas HET Saat Nataru, Mentan Amran Sulaiman Fokus Bongkar Rantai Hulu
Target Pertumbuhan Ekonomi 2026 di Kisaran 5,2–5,4 Persen, Pemerintah Siapkan Strategi Utama
Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026: Pertumbuhan 5 Persen, Konsumsi dan Hilirisasi Jadi Andalan
Status Siaga Lewotobi dan 4 Gempa Per Jam Semeru, Ini Laporan Pengamat ke Menteri Bahlil
Bahlil Lahadalia Temui Pengamat Gunung Api, Data PVMBG Ungkap Aktivitas Semeru dan Lewotobi
Angka Bicara: Pertanian Tumbuh 13,53 % dan Beras Jadi Penopang Stabilitas Ekonomi Nasional
Atalia Praratya Hadiri Sidang Perceraian 31 Desember 2025, Proses Cepat Usai Kesepakatan Damai