NEWS SUMMARY:
- Stabilitas nasional disebut Menkeu Purbaya sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi inklusif dan peningkatan kepercayaan investor di Indonesia saat ini.
- Pemerintah meluncurkan kanal debottlenecking investasi dan mengajak Polri mempercepat penyelesaian hambatan sektor bisnis serta kepastian hukum nasional.
- Anggaran Polri tumbuh rata-rata 5,7 persen per tahun 2021–2026 guna memperkuat keamanan, modernisasi operasional, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
24JAMNEWS.COM - Apakah stabilitas nasional benar-benar menjadi kunci utama pertumbuhan ekonomi inklusif Indonesia di tengah dinamika global yang semakin kompleks dan penuh tantangan?
Bagaimana peran sinergi pemerintah dan aparat keamanan memastikan kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan investor dan pelaku usaha dalam negeri?
Stabilitas Nasional Jadi Fondasi Utama Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan Indonesia
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan stabilitas nasional merupakan fondasi utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri forum panel Rapat Pimpinan POLRI bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Koperasi di Jakarta pada 11 Februari 2026.
Menurut Purbaya, stabilitas yang terjaga akan memperkuat pertumbuhan ekonomi domestik serta meningkatkan kepercayaan pelaku usaha terhadap kepastian kebijakan pemerintah.
Kolaborasi Polri dan Pemerintah Dorong Iklim Investasi Lebih Kondusif
Purbaya menjelaskan stabilitas nasional yang dinamis memerlukan dukungan berbagai program pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Baca Juga: Cadangan Mineral Strategis Bisa Dorong Ekonomi Indonesia Tembus 8 Persen Jika Hilirisasi Dipercepat
Ia menekankan pertumbuhan ekonomi tinggi harus disertai kepastian hukum tegas agar investasi dapat berkembang dan mendorong pemerataan kesejahteraan.
“Selama bisa menjaga pertumbuhan dan stabilisasi ekonomi domestik, kita tidak perlu takut negara akan morat marit,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa.
Kanal Debottlenecking Investasi Perkuat Kepercayaan Pelaku Usaha Domestik Nasional
Pemerintah telah menciptakan kanal debottlenecking untuk mempermudah iklim investasi dan mengatasi hambatan yang mengganggu aktivitas bisnis di Indonesia.
Baca Juga: MOJANG Jadi Modul Literasi Keuangan Targetkan Generasi Muda Bijak Kelola Utang dan Reputasi Kredit
Purbaya mengajak institusi POLRI bergabung dalam upaya ini agar mampu berkontribusi mengatasi hambatan sektor bisnis serta meningkatkan kepercayaan investor.
Artikel Terkait
Pengadaan EDC BRI Rp2,2 Triliun Diselidiki, KPK Diminta Tegas Beri Kepastian Hukum Saksi Finnet
Data Sitaan Fantastis Kasus Bea Cukai, Dari Emas Valas Hingga Uang Tunai Miliaran Rupiah
Kajian KPK Tentang Nikel Soroti Risiko Korupsi Dari Tambang Hingga Ekspor Yang Perlu Pembenahan
KPK Periksa Keterkaitan 12 Korporasi dalam Kasus Suap Restitusi Pajak Pejabat KPP Madya
Jejak 12 Korporasi Diselidiki KPK, Kepala KPP Diduga Terlibat Pengaturan Restitusi Pajak Korporasi
PM Anthony Albanese Bela Undangan untuk Isaac Herzog Meski Ribuan Demonstran Australia Turun
Batas Saham 20 Persen Bagi Asuransi dan Dana Pensiun Perlu Governance Kuat dan Manajemen Risiko
Pinjaman Inggris vs APBN, Kemenkeu dan Trenggono Klarifikasi Publik Soal Anggaran Kapal KKP
PDB Masih 10 Persen, Wadirut MIND ID Soroti Potensi Tambang untuk Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Dukungan Dini Prabowo Dua Periode 2029, 3 Tantangan Matahari Kembar dalam Soliditas Koalisi Pemerintah