NEWS SUMMARY:
- Pernyataan Hashim soal empat surat MSCI ke pemerintah memicu polemik transparansi pasar modal dan sempat menekan IHSG Februari 2026.
- OJK dan BEI mengaku belum menerima surat resmi MSCI, sementara pemerintah menyiapkan audit dan reformasi transparansi pasar saham nasional.
- Isu integritas pasar dan komunikasi regulator global menjadi sorotan investor karena berpotensi memengaruhi kepercayaan dan arus modal asing.
24JAMNEWS.COM - Apakah polemik surat Morgan Stanley Capital International (MSCI) mencerminkan masalah koordinasi regulator pasar modal Indonesia saat ini?
Seberapa besar dampaknya terhadap stabilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta kepercayaan investor global terhadap tata kelola nasional?
Pernyataan Hashim Djojohadikusumo Picu Evaluasi Otoritas Pasar Modal Nasional
Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo menyebut empat surat MSCI terkait transparansi pasar tidak sampai ke Presiden.
Pernyataan tersebut memicu perhatian karena menyangkut integritas tata kelola pasar modal nasional.
Isu ini juga sempat menekan IHSG akibat kekhawatiran investor terhadap kredibilitas regulator.
Hashim menyatakan MSCI mengirimkan surat terkait integritas pasar dan dugaan saham gorengan.
Ia menilai surat tersebut diabaikan sehingga Presiden Prabowo Subianto tidak mengetahui peringatan tersebut.
Hashim menyebut Presiden marah karena reputasi negara dan perlindungan investor dipertaruhkan.
Pernyataan ini menjadi sorotan karena MSCI berperan besar dalam menentukan arus investasi global.
Baca Juga: Cadangan Mineral Strategis Bisa Dorong Ekonomi Indonesia Tembus 8 Persen Jika Hilirisasi Dipercepat
Setiap evaluasi MSCI dapat memengaruhi persepsi risiko pasar Indonesia di mata investor internasional.
Artikel Terkait
Pengadaan EDC BRI Rp2,2 Triliun Diselidiki, KPK Diminta Tegas Beri Kepastian Hukum Saksi Finnet
Data Sitaan Fantastis Kasus Bea Cukai, Dari Emas Valas Hingga Uang Tunai Miliaran Rupiah
Kajian KPK Tentang Nikel Soroti Risiko Korupsi Dari Tambang Hingga Ekspor Yang Perlu Pembenahan
KPK Periksa Keterkaitan 12 Korporasi dalam Kasus Suap Restitusi Pajak Pejabat KPP Madya
PM Anthony Albanese Bela Undangan untuk Isaac Herzog Meski Ribuan Demonstran Australia Turun
Batas Saham 20 Persen Bagi Asuransi dan Dana Pensiun Perlu Governance Kuat dan Manajemen Risiko
Pinjaman Inggris vs APBN, Kemenkeu dan Trenggono Klarifikasi Publik Soal Anggaran Kapal KKP
PDB Masih 10 Persen, Wadirut MIND ID Soroti Potensi Tambang untuk Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Prabowo Dikabarkan Pegang Data Jenderal Tambang Ilegal, Sinyal Peringatan Sebelum Penindakan Hukum
Dukungan Dini Prabowo Dua Periode 2029, 3 Tantangan Matahari Kembar dalam Soliditas Koalisi Pemerintah