• Sabtu, 18 April 2026

Gejolak Harga Minyak Dunia 2026, Ini Analisis SBY Soal Dampak Ekonomi dan Harga BBM Indonesia

Photo Author
Tim 24 Jam News, 24jamnews.com
- Jumat, 27 Maret 2026 | 22:50 WIB
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan saham global  sempat tertekan akibat kenaikan harga energi internasional. (Dok. Instagram @sb.yudhoyono)
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan saham global sempat tertekan akibat kenaikan harga energi internasional. (Dok. Instagram @sb.yudhoyono)

Ia juga menekankan pentingnya program perlindungan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebagai prioritas utama kebijakan energi nasional.

Menurutnya, pendekatan ini terbukti membantu menjaga stabilitas sosial ketika terjadi penyesuaian harga energi.

Pentingnya Perlindungan Daya Beli Masyarakat di Tengah Ketidakpastian Global

SBY menilai kelompok usia produktif menjadi salah satu segmen paling terdampak karena berkaitan langsung dengan biaya transportasi dan konsumsi harian.

Baca Juga: Penyerahan Jabatan Kabais TNI Disebut Sebagai Praktik Baik dalam Budaya Kepemimpinan Institusi Negara

Ia mendorong kampanye penghematan energi nasional sebagai bagian dari strategi jangka pendek menghadapi tekanan harga global.

SBY menyebut efisiensi konsumsi energi dapat menjadi langkah praktis yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga optimisme publik agar konsumsi domestik tetap stabil sebagai penopang pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Penyesuaian Jadwal Vietnam Airlines Jadi Sinyal Tekanan Pasokan Avtur, Ini Penjelasan Soal Penanganannya

Menurutnya, stabilitas psikologis pasar domestik sama pentingnya dengan stabilitas indikator ekonomi makro.

Optimisme Indonesia Hadapi Risiko Krisis Energi Tahun 2026

SBY menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah saat ini dalam mempersiapkan berbagai skenario kebijakan menghadapi ketidakpastian global.

Ia menyebut koordinasi kebijakan fiskal dan energi menjadi faktor penting menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Baca Juga: Dari Makan Bergizi Gratis hingga Motor Listrik, Ini Peta Jalan Transformasi Era Prabowo Lima Tahun

SBY menilai Indonesia memiliki pengalaman institusional yang cukup dalam menghadapi tekanan harga komoditas global.

Ia menambahkan bahwa disiplin kebijakan dan ketenangan pengambilan keputusan menjadi kunci menghadapi situasi ekonomi global yang dinamis.

SBY menutup dengan menegaskan bahwa Indonesia memiliki fondasi ekonomi cukup kuat untuk menghadapi tantangan harga minyak dunia 2026.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X