Efisiensi Program Diproyeksikan Hemat Anggaran Hingga Dua Puluh Triliun Rupiah
Pemerintah memperkirakan penyesuaian distribusi MBG mampu menghasilkan penghematan anggaran negara mencapai Rp20 triliun.
Baca Juga: Harga Energi Global Naik Tajam, Pemerintah Pastikan BBM Indonesia Tetap Stabil Demi Jaga Daya Beli
Menurut Airlangga, efisiensi dilakukan tanpa mengurangi kualitas makanan maupun tujuan utama peningkatan gizi masyarakat.
“Potensi penghematan dari kegiatan ini mencapai Rp20 triliun,” kata Airlangga dalam konferensi pers resmi pemerintah.
Program MBG Bagian Agenda Besar Pembangunan Sumber Daya Manusia
Program MBG sebelumnya telah menjadi bagian agenda pembangunan kualitas sumber daya manusia yang konsisten diberitakan media nasional.
Kebijakan ini berkaitan erat dengan strategi pemerintah menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas generasi usia produktif Indonesia.
Optimalisasi program menunjukkan pendekatan pemerintah yang mencoba menyeimbangkan dampak sosial dengan keberlanjutan fiskal jangka panjang.****
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Transisi KBLI 2025 Aman Bagi Pelaku UMKM dan Korporasi, Tak Ganggu Proses Perizinan Berjalan
Pemerintah Integrasikan Data Usaha Lewat KBLI 2025, OSS Catat 15,7 Juta NIB Pelaku Usaha Aktif Nasional
Prabowo di Forum Bisnis Tokyo Ungkap Strategi Indonesia Tarik Investasi Jepang untuk Industri Masa Depan
Prabowo Dorong Investasi Jepang Percepat Industrialisasi Melalui Hilirisasi Energi Hijau dan Transformasi Digital
Hasil Nyata Kunjungan Prabowo Ke Jepang Dan Korea Selatan, Ini Daftar Kerja Sama Strategis yang Disepakati
Diplomasi Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Asia Timur Lewat Investasi dan Kemitraan Industri Teknologi
Pertamina Tanggung Selisih Harga BBM Nonsubsidi Saat Minyak Global Naik, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi Nasional
Persaingan Asia Dapatkan Minyak Rusia Makin Ketat, Indonesia Siap Masuk dalam Peta Energi Regional?
PHK Pekerja Kontrak Meningkat di Sentra Industri Jabar, Transformasi Industri Otomotif Jadi Tantangan Baru
Sejarah Panjang Selat Hormuz dari Catatan Alexander Agung hingga Konflik Energi Dunia Saat Ini