• Sabtu, 18 April 2026

Indonesia Tak Terdampak Penutupan Selat Hormuz, Ini Penjelasan Pemerintah Soal Pasokan LPG

Photo Author
Tim 24 Jam News, 24jamnews.com
- Kamis, 16 April 2026 | 23:00 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan soal keamanan pasokan LPG nasional di tengah dinamika geopolitik global di Istana Negara Jakarta. (Instagram.com @bahlillahadallia)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan soal keamanan pasokan LPG nasional di tengah dinamika geopolitik global di Istana Negara Jakarta. (Instagram.com @bahlillahadallia)

Baca Juga: BPS Catat Harga Gabah Tak Pernah Jatuh di Bawah HPP, Apa Dampaknya Bagi Petani Indonesia

Menurut Bahlil Lahadalia, Indonesia tidak bergantung pada Selat Hormuz karena sumber impor LPG nasional berasal dari berbagai negara yang memiliki jalur distribusi berbeda.

"Kita sudah ambil dari Australia, dari Amerika dan beberapa negara lain," ujar Bahlil Lahadalia.

Pemerintah Siapkan Alternatif Impor Minyak Mentah dari Berbagai Negara Mitra

Selain LPG, pemerintah juga melakukan diversifikasi impor minyak mentah guna menjaga ketahanan energi nasional dari risiko gangguan rantai pasok global.

Baca Juga: Konflik Geopolitik Dorong Harga Minyak Dunia Naik, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi dan Investor Domestik

Bahlil Lahadalia menjelaskan sekitar 20 hingga 25 persen impor minyak mentah Indonesia sebelumnya melewati kawasan Selat Hormuz.

"Total yang kita ambil dari Selat Hormuz untuk crude sekitar 20–25 persen," kata Bahlil Lahadalia.

Kapal Pasokan LPG Tambahan Segera Masuk Perkuat Cadangan Nasional Energi

Pemerintah memastikan tambahan pasokan LPG akan segera tiba melalui kapal pengangkut yang saat ini dalam tahap koordinasi teknis kedatangan ke Indonesia.

Baca Juga: Iran Beri Izin Negara Mitra Lewati Selat Hormuz, Pasar Minyak Global Mulai Tunjukkan Sinyal Stabilitas Baru

Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas energi nasional agar kebutuhan masyarakat dan sektor industri tetap terpenuhi.

"Sebentar lagi kapal kita masuk," ujar Bahlil Lahadalia.

Ketahanan Energi Nasional Dijaga Untuk Stabilitas Ekonomi dan Masyarakat

Pemerintah optimistis ketahanan energi Indonesia tetap terjaga melalui strategi diversifikasi pasokan dan penguatan cadangan nasional menghadapi ketidakpastian global.

Baca Juga: Kasus Mafia BBM Subsidi Terbongkar, Ini Modus Baru Penyalahgunaan Energi yang Rugikan Anggaran

Kebijakan ini sejalan dengan upaya jangka panjang pemerintah memperkuat ketahanan energi sebagaimana juga diberitakan berbagai media arus utama terkait strategi transisi energi nasional.

"Jadi kita Insyaallah sudah clear lah," kata Bahlil Lahadalia.****  

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X