Strategi Investor Berubah Menuju Pendekatan Defensif dan Selektif
Kusfiardi menyarankan investor untuk mengedepankan strategi defensif di tengah volatilitas tinggi pasar.
Ia menilai kenaikan harga saham saat ini lebih tepat dimanfaatkan untuk aksi ambil untung.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Praktik Ilegal Hutan Meski Aparat Hadapi Ancaman di Lapangan
“Ini bukan waktu agresif, tetapi waktu menjaga likuiditas dan membaca arah arus modal global,” tegasnya.
Pergerakan IHSG diproyeksikan tetap volatil dan cenderung terbatas tanpa dukungan arus dana asing.
Investor diimbau menunggu koreksi sebagai momentum masuk yang lebih ideal dalam kondisi pasar saat ini.****
Artikel Terkait
Subsidi APBN Rp1,77 Triliun Diberikan untuk Haji 2026 Saat Harga Avtur Global Naik Signifikan
Pemerintah Klaim Stabilitas Nasional Terjaga, Isu Chaos Disebut Tidak Berdasar dan Menyesatkan
Perdebatan BBM Memanas, DPR Sebut Kenaikan Harga Energi Bisa Hambat Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Rokok Ilegal Diultimatum Beralih Legal, Pemerintah Siapkan Langkah Tegas dan Strategi Fiskal Baru Nasional
Strategi Indonesia Jaga Dominasi Pencak Silat Dunia Setelah Vietnam dan Thailand Pernah Ungguli Prestasi Nasional
Prabowo Subianto Fokus Presiden RI, IPSI Hadapi Tantangan Baru Dorong Pencak Silat Ke Olimpiade Dunia
Prabowo Mundur dari IPSI, Sugiono Ambil Alih Kepemimpinan dengan Target Olimpiade dan Regenerasi Atlet
Era Baru IPSI Dimulai, Sugiono Siap Lanjutkan Warisan Prabowo dan Dorong Pencak Silat Mendunia
Harga BBM Tidak Naik Saat Krisis Global, Bagaimana Strategi Pemerintah Jaga Stok dsn Pasokan Energi
Selat Hormuz Jadi Sorotan Dinia, Rusia Tawarkan Mediasi Saat Negosiasi Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil