Mekanisme Peringatan Dini dan UBO Perkuat Integritas Pasar
OJK juga memperkenalkan pengumuman saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholder Concentration sejak Rabu (2/4/2026).
Baca Juga: IHSG Dan Rupiah Tidak Sinkron Dengan Global, Investor Diminta Waspada Perubahan Arah Pasar Keuangan
Langkah ini berfungsi sebagai mekanisme peringatan dini bagi investor dalam mengidentifikasi potensi risiko akibat dominasi kepemilikan saham tertentu.
Selain itu, pelaporan Ultimate Beneficial Owner (UBO) mulai Selasa (1/4/2026) diwajibkan untuk mengungkap pihak pengendali utama suatu korporasi.
Sebagai latar belakang, reformasi ini melanjutkan upaya OJK sebelumnya dalam meningkatkan tata kelola pasar modal yang sempat menjadi sorotan investor global.
Baca Juga: Keanggotaan BRICS Jadi Momentum Indonesia Perkuat Diplomasi Ekonomi dan Pengaruh Global
Friderica Widyasari Dewi menegaskan seluruh kebijakan dirancang untuk meningkatkan integritas pasar sekaligus memulihkan kepercayaan investor terhadap pasar ekuitas Indonesia.****
Artikel Terkait
Harga BBM Subsidi Tetap Stabil di Tengah Tekanan Global, Ini Upaya Pemerintah Kurangi Ketergantungan Impor
Selat Hormuz Jadi Sorotan Dinia, Rusia Tawarkan Mediasi Saat Negosiasi Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil
Vladimir Putin Ambil Peran Baru Mediasi Timur Tengah Saat Konflik AS - Iran Gagal Capai Kesepakatan Strategis
Ketegangan AS - Iran Meningkat Setelah Negosiasi Gagal, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia ke Depan
Diplomasi Amerika Serikat Iran Kembali Buntu, Indonesia Waspadai Dampak Energi dan Gejolak Ekonomi Global
Kenapa IHSG Tidak Ikut Naik Saat Pasar Global Menguat, Ini Penjelasan Lengkap Analis Terbaru
Pertemuan Prabowo dan Putin Percepat Aksesi Indonesia ke BRICS, Peluang Baru Ekonomi Global
Keanggotaan BRICS Indonesia Dibahas Putin dan Prabowo, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Dan Geopolitik Global
Di Tengah Ancaman Resesi Global, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen dan Tetap Stabil Hingga 2026
Apa Dampak Pertemuan Prabowo Putin Bagi Ekonomi Indonesia Dan Hubungan Strategis Rusia Ke Depan