Koordinasi kebijakan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan kepastian usaha bagi pelaku ekonomi nasional.
Pertumbuhan Ekonomi Lima Persen Lebih Didukung Investasi dan Konsumsi
Purbaya menyebut kombinasi konsumsi domestik dan investasi menjadi faktor yang memungkinkan pertumbuhan ekonomi berada di atas lima persen.
Ia menilai meningkatnya aktivitas investasi menunjukkan kepercayaan pelaku usaha terhadap stabilitas ekonomi dan prospek pasar domestik Indonesia.
Menurutnya, momentum ini perlu dijaga melalui konsistensi kebijakan ekonomi dan kepastian regulasi yang mendukung iklim usaha.
Risiko Global Tetap Jadi Catatan Penting Bagi Stabilitas Ekonomi
Purbaya mengingatkan bahwa dinamika geopolitik global tetap menjadi faktor risiko yang perlu diantisipasi oleh seluruh pemangku kepentingan ekonomi.
Baca Juga: Kasus Tambang Samin Tan Jadi Perhatian, Ini Kronologi Dugaan Korupsi Pertambangan Kalteng Terbaru
Ia menyebut volatilitas harga komoditas global dapat memengaruhi kinerja ekspor serta neraca perdagangan Indonesia jika tidak diantisipasi dengan baik.
Karena itu, ia menekankan pentingnya penguatan struktur ekonomi domestik agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada faktor eksternal.
Sebagai informasi latar, sejumlah pemberitaan ekonomi sebelumnya mencatat Indonesia mampu menjaga pertumbuhan stabil di tengah perlambatan ekonomi global sejak 2023.
Baca Juga: Prabowo Gandeng Ray Dalio Promosikan Peluang Investasi ke Investor Global Sektor Energi dan Industri
Media nasional juga melaporkan bahwa stabilitas inflasi dan reformasi sektor industri menjadi bagian dari strategi menjaga daya tahan ekonomi nasional.
Purbaya menegaskan optimisme harus tetap disertai kewaspadaan agar momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga secara berkelanjutan.****