NEWS SUMMARY:
- Tiongkok fokus bangun infrastruktur energi darat untuk mengurangi risiko gangguan jalur laut global.
- Negosiasi harga gas Rusia jadi faktor penting dalam efisiensi biaya energi industri domestik.
- Diversifikasi energi dinilai penting untuk jaga pertumbuhan ekonomi di tengah krisis energi global.
24JAMNEWS.COM - Benarkah Tiongkok mulai meninggalkan ketergantungan LNG mahal demi gas pipa Rusia yang lebih murah?
Apakah langkah ini akan mengubah keseimbangan harga energi global dalam beberapa tahun mendatang?
Tiongkok kini semakin aktif mengamankan pasokan gas melalui jalur pipa darat sebagai bagian strategi efisiensi biaya energi dan stabilitas pasokan jangka panjang.
Laporan Reuters dan Bloomberg menunjukkan kerja sama energi dengan Rusia menjadi salah satu fokus utama kebijakan energi terbaru.
Selain faktor keamanan, aspek ekonomi menjadi pertimbangan penting karena harga gas pipa dinilai lebih stabil dibandingkan LNG yang mengikuti volatilitas pasar global.
Negosiasi Harga Gas Rusia Berpotensi Berikan Keuntungan Ekonomi Tiongkok
Pergeseran pasar Rusia ke Asia membuka peluang bagi Tiongkok memperoleh harga gas yang lebih kompetitif dibandingkan pasar LNG internasional.
Baca Juga: Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Diyakini Mampu Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen
Kondisi ini terjadi setelah permintaan Eropa terhadap energi Rusia turun drastis akibat kebijakan sanksi yang diberlakukan sejak beberapa tahun terakhir.
Situasi tersebut memberi ruang negosiasi baru bagi Tiongkok untuk mendapatkan kontrak energi jangka panjang dengan struktur harga lebih menguntungkan.
Infrastruktur Energi Darat Dinilai Lebih Efisien Dibanding Transportasi Laut LNG
Distribusi energi melalui pipa dinilai lebih efisien karena tidak memerlukan biaya transportasi laut dan asuransi risiko konflik.
Baca Juga: Aktivasi Sumur Gas Bentu dan Temuan Minyak Baru Dorong Bisnis Energi Mega Persada Tumbuh Tahun Ini
Lin Boqiang, Direktur China Center for Energy Economics Research Universitas Xiamen, menilai keamanan pasokan kini menjadi prioritas strategis kebijakan energi Tiongkok.
Artikel Terkait
Target Pembangkit Surya 100 Gigawatt Jadi Fondasi Transformasi Energi Hadapi Risiko Krisis Global Serìus
Seberapa Aman Dana Nasabah BPR Daerah Saat OJK Perketat Pengawasan dan Penegakan Hukum
Jepang Lepas Cadangan Minyak Terbesar untuk Redam Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Pasar
Konflik Timur Tengah Picu Jepang Gunakan Cadangan, Seberapa Efektif Stabilkan Harga Minyak Global
Kerja Sama Indonesia Tiongkok Makin Erat, Prabowo Tekankan Stabilitas Asia untuk Dukung Iklim Investasi
Strategi Prabowo Tarik Investor Global Ray Dalio Bahas Energi Terbarukan dan Kawasan Ekonomi Khusus
Indonesia dan Malaysia Sepakat Dorong Diplomasi Damai untuk Jaga Stabilitas Global dan Rantai Pasok Internasional
Prestasi Pratu Nawawi di MHQ Libya Jadi Bukti Kombinasi Disiplin Militer dan Pendidikan Pesantren Berkualitas
Stabilitas Harga Pangan Indonesia Jelang Lebaran Jadi Kabar Baik Bagi Konsumen dan Petani Tahun 2026
Program Ambisius Prabowo dari Koperasi Desa hingga Giant Sea Wall, Apa Target Besar Pemerintah