• Sabtu, 18 April 2026

BNPB Catat Terjadi 3 Bencana dalam Sehari: Gempa Papua hingga Banjir Sumut

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 10:19 WIB
Personel BPBD Kabupaten Bima melakukan droping air bersih ke tandon dan tempat penampungan air milik warga terdampak kekeringan di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. (Dok. BPBD Kabupaten Bima)
Personel BPBD Kabupaten Bima melakukan droping air bersih ke tandon dan tempat penampungan air milik warga terdampak kekeringan di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. (Dok. BPBD Kabupaten Bima)

NEWS SUMMARY

  • BNPB pantau tiga bencana di Papua, Sumut, dan NTB.
  • TRC BNPB diterjunkan, distribusi air bersih 15.000 liter dilakukan.
  • Masyarakat diimbau tingkatkan kesiapsiagaan hadapi ancaman bencana.

JAKARTA 24 JAM - Bagaimana rasanya ketika bumi berguncang, air meluap, dan tanah kering merekah hampir bersamaan di berbagai penjuru negeri?

Pertanyaan itu kembali menggema di tengah laporan terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menggambarkan dinamika alam Indonesia pada pertengahan Oktober 2025.

Gempa Bumi Mengguncang Sarmi Papua Menguji Kesiapsiagaan Warga

Baca Juga: Menuju BBM E10: Produksi Etanol Baru Sebanyak 161 Ribu KL, Masih Jauh dari Target

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,6 mengguncang Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, pada Kamis (16/10) dengan pusat gempa di darat pada kedalaman 18 kilometer.

BNPB melaporkan lima distrik terdampak, yakni Sarmi Kota, Sarmi Selatan, Pantai Timur Bagian Barat, Tor Atas, dan Pantai Barat.

Hingga Kamis malam pukul 23.00 WIB, tercatat 19 kepala keluarga terdampak dan enam di antaranya mengungsi mandiri ke tempat aman.

Baca Juga: Antara Negara Aktif dan Soal Disiplin Fiskal: Strategi Prabowo agar Ekonomi Tak Limbung

Data sementara menunjukkan 20 rumah rusak berat dan 30 rumah rusak ringan, disertai kerusakan pada tiga gereja, dua jembatan, dua pasar, serta 13 bangunan lainnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarmi bersama instansi terkait telah menuju lokasi terdampak untuk memberikan penanganan darurat.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB juga telah tiba di Jayapura dan melanjutkan perjalanan darat menuju Sarmi guna melakukan kaji cepat serta mendampingi pemerintah daerah.

Baca Juga: Solar Non-Subsidi Murah untuk Korporasi Besar Rugikan Negara Sebesar Rp 285 Triliun

“BNPB terus memastikan dukungan logistik dan koordinasi di lapangan berjalan optimal agar masyarakat segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ujar Abdul Muhari, Ph.D., Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangan tertulis, Jumat (17/10).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X