NEWS SUMMARY
- Presiden Prabowo beri mandat E10 untuk tekan impor BBM dan emisi.
- Infrastruktur distribusi dan kesiapan mesin jadi tantangan utama.
- DPR peringatkan risiko impor etanol akibat defisit pasokan domestik.
JAKARTA 24 JAM - Apakah mesin kendaraan Anda siap menerima bensin bercampur etanol 10 persen (E10) tanpa kerusakan?
Pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui penerapan mandatori E10 sebagai bagian dari upaya menekan impor BBM dan memitigasi emisi karbon.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut kebijakan ini direncanakan secara bertahap dan bakal melibatkan wilayah non-PSO terlebih dahulu.
Baca Juga: Sebesar Rp 285 Triliun Raib dari Skandal Solar Murah, Apa Dampaknya Bagi Negara?
Korporasi energi nasional, yaitu Pertamina, menyatakan dukungannya.
Direktur Utama Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa pencampuran etanol ke BBM sejalan dengan inisiatif transisi energi perusahaan dan pengurangan emisi karbon.
Uji Coba Di Iklim Tropis dan Tantangan Teknis
Kementerian ESDM melalui Dirjen EBTKE, Eniya Listiani Dewi, menyebut bahwa pemerintah akan menguji kecocokan E10 dengan iklim tropis Indonesia.
Baca Juga: Data dan Fakta: Siapa Saja Hadir di Syukuran Presiden Prabowo Subianto ke-74?
Dan kondisi mesin kendaraan di lapangan. Uji meliputi aspek korosi, filtrasi, dan karet saluran bahan bakar.
Proyek ini direncanakan berlangsung dalam kurun 2–3 tahun ke depan, dan saat ini E10 belum menjadi kebijakan wajib penuh.
Analisis teknis menunjukkan bahwa kendaraan keluaran tahun 2010 ke atas — yang umumnya sudah menggunakan sistem injeksi modern dan material tahan etanol -- berpotensi masih bekerja normal dengan E10 tanpa modifikasi.
Baca Juga: Kebijakan Rp200 Triliun BI ke Bank: Negara Harus Hadir Tanpa Menelan Pasar
Sebaliknya, kendaraan produksi sebelum 2010 menghadapi risiko korosi pada pipa dan seal, serta ketidakcocokan sistem kontrol mesin.
Artikel Terkait
Reshuffle Kabinet Prabowo: 3 Kursi Menteri Berubah, Istana Pastikan Bukan Kepentingan Politik
Rp168,5 Triliun Terbuka, Pemerintah Percepat Cetak Sawah hingga Madrasah
PT Sumbawa Timur Mining Soroti Peran Penting Eksplorasi dalam Ketahanan Mineral Kritis di Minerba Convex 2025
Investigasi Dana Pemerintah Rp285,6 Triliun, Menkeu Purbaya Curiga Ada Permainan Bunga
24jamnews.com Buka 3 Syarat Kolaborasi untuk Ratusan Tim Jurnalis Lokal Indonesia
Target Investasi Rp13.032 Triliun, Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Antara Negara Aktif dan Soal Disiplin Fiskal: Strategi Prabowo agar Ekonomi Tak Limbung
Rp200 Triliun untuk Bank Umum: Wakil Rakyat Tegaskan Pentingnya Soal Transparansi
Fakta+fakta Menarik di Ulang Tahun ke-74 Presiden Prabowo Subiantk di Istana
Solar Non-Subsidi Murah untuk Korporasi Besar Rugikan Negara Sebesar Rp 285 Triliun