Ia menegaskan bahwa warga terdampak harus mengikuti arahan BPBD serta aparat terkait dan tetap berada di pengungsian hingga kondisi dinyatakan aman demi menghindari risiko lanjutan.
BNPB juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bencana mengingat curah hujan tinggi diperkirakan masih terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah selama periode musim penghujan.
Baca Juga: Dengan 14.000 Pohon, Selayar Jadi Pusat Benih Kelapa untuk Dukung Hilirisasi Bernilai Triliunan
Peringatan Dini dan Imbauan Keselamatan dari Otoritas Kebencanaan
Para ahli mitigasi kebencanaan menekankan bahwa intensitas hujan yang meningkat dapat memperbesar risiko pergerakan tanah terutama di wilayah dengan kontur tebing labil seperti Situkung.
BNPB menegaskan seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal korporasi dan instansi pemerintah untuk mencegah hoaks yang dapat memperkeruh situasi.
Informasi terkini mengenai penanganan bencana dapat dipantau melalui kanal resmi @InfoBencanaBNPB di Facebook, @BNPB_Indonesia di Twitter, dan @bnpb_indonesia di Instagram.****
Artikel Terkait
Dengan 14.000 Pohon, Selayar Jadi Pusat Benih Kelapa untuk Dukung Hilirisasi Bernilai Triliunan
Data Ekonomi Tertunda: Mengapa Bitcoin Tetap Melemah Meski Pemerintahan AS Aktif?
Mengintip Kehidupan di Desa Sembungan Dieng, Desa Tertinggi dengan Suhu 0 Derajat
Ini 5 Pertimbangan Sekolah dan Polisi Terkait PJJ dan Pemeriksaan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
Dua Klaim Tahta Keraton Solo: Data, Fakta, dan Dampaknya Pada Stabilitas Budaya 2025
OMC Digelar, Alat Berat Ditambah: Begini Fakta Terbaru Pencarian 10 Korban Longsor Cilacap
Penimbunan 42 Ton BBM Subsidi Terbongkar di Belinyu: Polisi Sita Truk Modifikasi & 5 Terduga Pelaku
Dua Anggota DPR Jadi Tersangka, KPK Kejar Keterangan Wela Arista dalam Kasus CSR BI-OJK
Bagaimana Tata Ruang Tiga Zona Menjaga Kebersihan Penglipuran Selama Puluhan Tahun?
660 Jiwa Mengungsi Akibat Longsor Banjarnegara, 3 Warga Terluka dan 30 Rumah Rusak