NEWS SUMMARY:
Bank BJB pertahankan posisi kuat di Jawa Barat dan Banten
CET1 BJB 14%, di bawah rata-rata industri 21%
NIM diproyeksi membaik seiring turunnya suku bunga
24JAMNEWS.COM - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB kembali mendapat kepercayaan tinggi dari lembaga pemeringkat internasional.
Setelah Fitch Ratings mempertahankan peringkat AA- dengan outlook stabil pada Selasa, 21 Oktober 2025.
Fitch Ratings menegaskan peringkat nasional jangka panjang Bank BJB pada level AA- dengan prospek stabil.
Baca Juga: 19 Saksi dan CCTV Rusak, Ini Hasil Terbaru Kasus Timothy Anugerah Universitas Udayana
Mencerminkan risiko gagal bayar yang sangat rendah dibandingkan dengan entitas sejenis di Indonesia.
Menurut laporan Fitch Ratings, penilaian tersebut didukung oleh keterkaitan erat BJB dengan pemerintah daerah dan pusat.
Memungkinkan bank menyalurkan pembiayaan berisiko rendah, khususnya kredit kepada pegawai negeri dan pensiunan.
Baca Juga: Sebanyak 28 BUMN Kolaborasi Wujudkan Program Olah Sampah Berkelanjutan di Likupang
“BJB memiliki jangkauan domestik moderat dengan pangsa pasar besar di Provinsi Jawa Barat dan Banten,” tulis Fitch Ratings dalam laporan terbarunya.
Pangsa Pasar dan Dukungan Pemerintah Dorong Stabilitas
Hingga Juni 2025, Bank BJB menguasai sekitar 1,7 persen pangsa deposito nasional, menandakan posisi signifikan di sistem perbankan domestik.
Artikel Terkait
19 Saksi dan CCTV Rusak, Ini Hasil Terbaru Kasus Timothy Anugerah Universitas Udayana
Jutaan Pengguna Terdampak Gangguan AWS, Puluhan Platform Global Alami Error Serentak
2025 Jadi Tahun Penentu, Presiden Prabowo Siapkan Langkah Tekan Pengangguran RI
Konsumsi Rumah Tangga Diprediksi Tumbuh 5,5 Persen Berkat Suntikan Dana Rp200 Triliun
Kasus Korupsi Timah Sang Suami: Sandra Dewi Klaim Aset Rp33 Miliar Hasil Kerja Sendiri
Badan Pangan Nasional Bentuk Satgas Baru, Harga Beras Masih Naik di 59 Wilayah Indonesia
Elnusa Luncurkan Program PERTASTREAM, Teknologi Ultrasonik Buatan Anak Bangsa
Proyek Kereta Cepat Whoosh ke Surabaya: Pemerintah Hitung Ulang di Tengah Utang Rp116 Triliun
Korupsi Ekspor CPO Rugikan Negara Rp17 Triliun, Ini Tindak Lanjut Kejaksaan Agung
Sebanyak 28 BUMN Kolaborasi Wujudkan Program Olah Sampah Berkelanjutan di Likupang