NEWS SUMMARY:
- PANI catatkan kinerja keuangan kuat di sembilan bulan pertama 2025
- Laba bruto melonjak 69,17% berkat efisiensi beban dan peningkatan penjualan
- Struktur keuangan makin sehat dengan liabilitas menurun signifikan
24JAMNEWS.COM - Lonjakan kinerja keuangan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) sepanjang sembilan bulan pertama 2025 menjadi sorotan pelaku pasar.
Di tengah perlambatan ekonomi global, korporasi pengembang kawasan ini justru berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang signifikan.
Berdasarkan laporan keuangan PANI yang dirilis pada Jumat, 31 Oktober 2025, pendapatan korporasi mencapai Rp3,1 triliun sepanjang Januari–September 2025, atau naik 48,33 persen secara tahunan (year-on-year).
Baca Juga: Di Tengah Lesunya Ekonomi, CNMA Catat 261 Bioskop dan 1.369 Layar
Kenaikan ini menegaskan kemampuan korporasi di bawah kendali PT Multi Artha Pratama dalam menjaga momentum ekspansi bisnisnya di sektor pengembangan kawasan terpadu.
Dalam periode yang sama, beban pokok pendapatan hanya meningkat 18,68 persen menjadi Rp1,07 triliun, sehingga laba bruto melesat 69,17 persen menjadi Rp2,03 triliun.
Laba Bersih dan Aset PANI Tumbuh Mencolok di Kuartal III 2025
Kinerja efisien tersebut berdampak langsung terhadap peningkatan laba sebelum pajak penghasilan, yang mencapai Rp1,63 triliun, naik 68,16 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 senilai Rp968,55 miliar.
Baca Juga: INDEF Ungkap Tiga Fondasi Resiliensi Ekonomi Nasional Hadapi Gejolak Global 2025
Sementara itu, laba bersih PANI tercatat Rp791,3 miliar, tumbuh 62,62 persen dibandingkan kuartal III 2024, menandakan keberhasilan strategi pengelolaan proyek dan efisiensi biaya yang diterapkan manajemen.
Hingga 30 September 2025, total aset PANI mencapai Rp49,46 triliun, naik 6,21 persen dibandingkan posisi akhir Desember 2024. Kas dan setara kas pun meningkat menjadi Rp4,6 triliun dari sebelumnya Rp4,29 triliun.
Ekuitas Naik Tajam, Liabilitas PANI Berhasil Ditekan
Selain membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba, korporasi juga mencatat perbaikan struktur keuangan yang signifikan.
Baca Juga: Laba Astra Turun Sebesar 6 Persen Jadi Rp24,67 Triliun, Harga Batubara Tekan Kinerja
Total ekuitas per 30 September 2025 naik 15,49 persen menjadi Rp30,71 triliun dari posisi akhir 2024 sebesar Rp26,59 triliun.
Artikel Terkait
Di Tengah Lesunya Ekonomi, CNMA Catat 261 Bioskop dan 1.369 Layar
Kuartal III 2025: Laba Indosat Ooredoo Hutchison Susut, Ekuitas Semakin Menguat
Kinerja Elnusa 2025: Pendapatan Menungkat 9 Persen, Namun Laba Bersihnya Turun Tipis
Subroto Award 2025: MIND ID Torehkan Prestasi Lewat Program PPM Inovatif
Keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati Aktif Lagi di DPR Setelah MKD Tolak Pengunduran Diri
Pendapatan BSDE Turun ke Rp 8,76 Triliun, Laba 9M25 Hanya Mencapai Rp 1,36 Triliun
Laba HIS Naik Sebesar 94 Persen di Kuartal III 2025, Bukti Efisiensi Armada Berhasil
Laba Astra Turun Sebesar 6 Persen Jadi Rp24,67 Triliun, Harga Batubara Tekan Kinerja
INDEF Ungkap Tiga Fondasi Resiliensi Ekonomi Nasional Hadapi Gejolak Global 2025
Pendapatan PANI Tembus Hingga Rp3,1 Triliun, Naik Sebesar 48,33 Persen di Kuartal III 2025