24JAMNEWS.COM - Di tengah dinamika dan tantangan ekonomi global di sektor industri pelayaran Indonesia, PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) yang berdiri sejak tahun 1974, telah berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang meningkat.
Hal tersebut memicu semangat optimisme manajemen dan karyawan untuk semakin memperkuat fundamental keuangan dan mempertajam arah strategis korporasi.
Dalam paparan publik PT Rig Tenders Indonesia Tbk, manajemen mengumumkan pendapatan laba pada Semester I 2025 sebesar Rp 89.240.425.300.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Stimulus Rp34,4 Triliun, Menku Purbaya Optimis Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen
Hal tersebut menunjukkan kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp. 71.020.461.651 untuk periode yang sama pada tahun 2024.
"Kami bersyukur untuk periode tahun 2025 berhasil meningkatkan laba korporasi," kata Direktur PT Rig Tenders Indonesia Tbk, Stefano Katianda, di Jakarta, (05/11/2025).
"Pencapaian ini mencerminkan bahwa strategi korporasi yang dijalankan sudah tepat. Kami memperkuat kinerja usaha, melakukan efisiensi, dan mengefektifkan armada kami."
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto: Utang Whoosh Bukan Masalah, Indonesia Akan Selesaikan
"Peningkatan kinerja keuangan ini sekaligus membuktikan bahwa kepercayaan klien di sektor transportasi laut dan logistik curah, juga semakin meningkat," kata Stefano.
Strategi Ekspansi Armada dan Kemitraan Jangka Panjang
Menurut Stefano, korporasi menekankan pentingnya memperluas cakupan layanan antar pulau untuk batubara, nikel, dan komoditas curah lain.
Dengan menjalin berbagai kemitraan strategis bersama mitra lokal dan mitra internasional yang relevan.
Stefano menambahkan bahwa kolaborasi dengan mitra pelayaran domestik membuka peluang pertumbuhan pasar baru di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Baca Juga: Satgas PKH Tertibkan Tambang Ilegal 116,90 Hektare Milik Anak Korporasi Harum Energy
Strategi ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mempertahankan ketepatan waktu pemuatan dan pembongkaran kargo sebagai keunggulan kompetitif utama.
Artikel Terkait
Kolaborasi BEI–S&P DJI Hadirkan Indeks dengan Tolok Ukur Global untuk Pasar Modal Indonesia
Tren Positif, Badan Pusat Statistik: Harga Beras Turun di Semua Level Pasar Oktober 2025
Usai 2 Jam Bertemu Presiden Prabowo Subianto, Ignasius Jonan: Tak Ada Diskusi Soal Whoosh
Cuaca Ekstrem November 2025: Ribuan Warga Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Jawa Timur
Ekspor Industri Pengolahan Naik Sebanyak 20 Persen, Negara Tiongkok Tetap Tujuan Utama
Presiden Prabowo Subianto: Utang Whoosh Bukan Masalah, Indonesia Akan Selesaikan
Presiden Prabowo Subianto Setujui Rp5 Triliun untuk 30 Kereta Baru, Target Rampung Setahun
3 Langkah Aman Berdigital: Komdigi Edukasi 100 Peserta Lewat Webinar Literasi Digital
Satgas PKH Tertibkan Tambang Ilegal 116,90 Hektare Milik Anak Korporasi Harum Energy
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp34,4 Triliun, Menku Purbaya Optimis Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen