BPS juga menyebut beras premium mengalami penurunan sebesar 1,23 persen dibandingkan Oktober yang menunjukkan stabilitas harga di seluruh rantai pasok menjelang masa kenaikan konsumsi akhir tahun.
Penurunan jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga beras menjadi 50 kabupaten kota menunjukkan upaya stabilisasi berjalan efektif menurut data resmi lembaga statistik nasional.
Baca Juga: Tiga Juta Rumah Baru Dikejar Pemerintah Hingga 2029, Backlog Perumahan Masih 9,9 Juta Unit
Penguatan Stok Cadangan Beras Untuk Natal dan Tahun Baru
Direktur Utama Perum Bulog Korporasi Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan pemerintah akan menggandakan stok Cadangan Beras Pemerintah di setiap provinsi dan kabupaten kota sebagai langkah mitigasi menghadapi peningkatan permintaan.
Penguatan stok dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras tetap terjaga ketika konsumsi masyarakat meningkat pada Desember sehingga harga tidak mengalami lonjakan secara tiba-tiba.
Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan langkah antisipatif tersebut merupakan bagian dari strategi menjaga stabilitas harga beras sepanjang periode akhir tahun.****
Artikel Terkait
Lima Saham Melonjak di Atas 24 Persen Saat Indeks Harga Saham Gabungan Naik 22 Poin
Pertumbuhan Ekonomi 2026 Capai 5,33 Persen, BI: Bisa Tembus 5,4 Persen Bila Belanja Cepat
2. ADIPEC 2025: Indonesia Bisa Tampilkan Arah Baru Energi Nasional Bersama Pertamina EP
Citapen Ciamis Jawa Barat Simpan Lukisan Batu Tangan Manusia Purba 7.000 Tahun
Pemerintah Perkuat Hilirisasi dan Properti, Investasi Naik Jadi Rp1.434 Triliun Pada Kuartal III 2025
Investasi Nasional Capai Rp1.434 Triliun, Pemerintah Targetkan Ekonomi Tumbuh 8 Persen Pada 2029
Investor Bersiap! SCMA Umumkan Bagi Dividen Interim 2025 Sebesar Rp9 Per Saham
SCMA Tetapkan Dividen Sebesar Rp9 Per Saham, Pembayaran 9 Desember 2025
Waspada Modus Baru: Akun Palsu Gunakan Nama Hashim Djojohadikusumo untuk Investasi Bodong
Data Unik: Lebih dari 50 Rumah di Kampung Pasir Makam Cianjur Dikelilingi oleh Kuburan