NEWS SUMMARY:
- Aplikasi TRING! milik korporasi Pegadaian menuai ulasan negatif setelah rilis Oktober 2025, mulai dari error hingga OTP gagal masuk.
- Pengguna luar negeri, terutama di Amerika Serikat, mengeluhkan aplikasi tak dapat diakses untuk transaksi emas digital.
- Proses migrasi akun dari aplikasi lama ikut dikeluhkan, memicu sorotan terhadap kesiapan transformasi digital korporasi.
24JAMNEWS.COM - Apakah wajar aplikasi investasi emas nasional jadi “jebakan teknis” bukan solusi digital?
Sejak diluncurkan pada Oktober 2025, aplikasi TRING! oleh Pegadaian mendapat gelombang kritik dari pengguna.
Rating App Store hanya mencapai 2,1, mencerminkan banyaknya keluhan terkait error, OTP, dan masalah migrasi akun.
Baca Juga: Pendanaan 750 Juta Dolar AS Dorong Akuisisi SPBU Esso dan Ekspansi Energi Hilir Chandra Asri
Banyak pengguna mengaku aplikasi TRING! tidak bisa digunakan saat berada di luar negeri, terutama di Amerika Serikat.
Mereka menyebut, aplikasi “enggak bisa dibuka di US, padahal baru mau nambah investasi.”
Selain itu, kode OTP (One Time Password) untuk verifikasi sering tidak terkirim atau baru muncul setelah waktu verifikasi habis.
Baca Juga: Dari Truk Modifikasi ke Tambang Ilegal: Jejak 42 Ton BBM Subsidi yang Disembunyikan di Bangka
Akibatnya, proses login dan pendaftaran menjadi berulang kali gagal.
Masalah Migrasi Akun Pengguna Lama
Pengguna Pegadaian Digital yang diharuskan migrasi ke TRING! melaporkan kendala teknis serius.
Beberapa menyatakan aplikasi menampilkan pesan “ups terjadi kesalahan” ketika memilih cabang Pegadaian.
Baca Juga: 7 Fakta Baru Mangkirnya Wela Arista dalam Penyidikan Kasus CSR BI-OJK oleh KPK
Ada pula yang menyoroti hilangnya fitur G-Cash pada aplikasi lama. Pegadaian meyakinkan bahwa saldo nasabah lama tidak hilang, namun bug migrasi tetap menjadi sumber frustrasi.
Artikel Terkait
Desa Sembungan Wonosobo: Dingin, Indah, dan Merupakan Desa Tertinggi di Pulau Jawa
Mengapa PJJ SMAN 72 Jakarta Diperpanjang? Ini Penjelasan Sekolah, Psikolog, dan Aparat Hukum
Konflik Suksesi Keraton Solo 2025: Angka, Tokoh, dan Isu Penting Yang Dipertaruhkan
Kasus 42 Ton BBM Subsidi di Gudang Belinyu Terungkap, Polisi Telusuri Pasokan dari Sumsel
Setelah Penggeledahan di BI dan OJK, KPK Tunggu Kesaksian Wela Arista yang Mangkir
Mengapa Penglipuran Masih Jadi Desa Terbersih? Ini Data dan Aturan Adatnya
Hujan Lebat Picu Longsor di Banjarnegara: 3 Luka, 660 Warga Dievakuasi ke Pengungsian
Wacana Redenominasi 3 Nol Rupiah: BI Pastikan Nilai Tak Berubah, Dampak Harian Rp50 Ribu
Pengamat Soroti Gaya Fiskal Purbaya dan Potensi Konflik Politik di Tengah Pengelolaan APBN 2026
Akuisisi SPBU Esso Didukung 750 Juta Dolar AS, Chandra Asri Perkuat Posisi Energi Hilir di Singapura