bisnis

Rukun Raharja Targetkan Sebesar USD100 Juta EBITDA dari 9 Proyek Energi Strategis

Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:48 WIB
Manajemen Rukun Raharja memaparkan rencana ekspansi sembilan proyek strategis energi di 2025–2026. (Dok. Raja.co.id)

NEWS SUMMARY:

  • RAJA fokus ekspansi LNG, gas, dan energi terbarukan nasional.
  • Investasi proyek pipa BBM Kalimantan Timur senilai USD50–60 juta.
  • Sebagian proyek mulai hasilkan arus kas pada akhir 2025.

24JAMNEWS.COM - Apakah ekspansi besar-besaran Rukun Raharja mampu mengubah peta bisnis energi nasional?

Pertanyaan ini kini mencuat setelah korporasi energi tersebut menyiapkan sembilan proyek strategis.

Di sektor migas, LNG, dan energi baru terbarukan yang diproyeksikan menghasilkan tambahan EBITDA hingga USD100 juta per tahun.

Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Proses Pemerintah untuk Tentukan 40 Calon Pahlawan Nasional

Sembilan Proyek Strategis Dorong Pertumbuhan Bisnis Energi Nasional

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menegaskan komitmennya memperluas portofolio bisnis energi dengan menggarap sembilan proyek strategis dalam beberapa tahun ke depan.

Proyek-proyek tersebut diharapkan memperkuat posisi korporasi di industri gas, LNG, serta energi terbarukan melalui investasi terukur dan berkelanjutan.

Baca Juga: DRMA Finalisasi Akuisisi PT Mah Sing Indonesia Perkuat Portofolio Komponen 4W

Deputy Director Business Development RAJA, Wilson Kurniawan, mengungkapkan bahwa sebagian proyek mulai memberikan kontribusi arus kas dalam waktu dekat, sementara sisanya masih dalam tahap pembangunan.

“Kalau sudah jalan semua full operation, itu bisa di atas USD100 juta EBITDA per tahun,” ujarnya dalam paparan publik daring, Senin, 27 Oktober 2025.

Rangkaian Proyek Gas dan LNG Perkuat Fondasi Pertumbuhan RAJA

RAJA tengah mempersiapkan akuisisi perusahaan perdagangan gas di Banten, serta dua perusahaan pelayaran yang memiliki dua unit Liquefied Natural Gas Carrier (LNGC) dan satu Very Large Gas Carrier (VLGC).

Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih Bisa Akses Dana Sebesar Total Rp 240 Triliun dari Himbara

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat rantai pasok gas dan memperluas jangkauan distribusi energi nasional.

Selain itu, korporasi juga mengkaji pembangunan terminal LNG di Banten dan LNG plant di Kalimantan.

Halaman:

Tags

Terkini