NEWS SUMMARY:
- Presiden Prabowo minta kabinet solid tekan pengangguran nasional.
- Otomatisasi industri jadi tantangan besar bagi tenaga kerja Indonesia.
- Stimulus Rp200 triliun diyakini Menkeu Purbaya dongkrak lapangan kerja.
24JAMNEWS.COM- Apakah ekonomi yang tumbuh pesat otomatis menjamin rakyat mudah mencari pekerjaan?
Pertanyaan itu kini kembali mencuat setelah Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan fokus pemerintahannya.
Yaitu: menekan angka pengangguran sambil menjaga laju investasi tetap tinggi.
Baca Juga: 7 Alasan Mengapa Tim Jurnalis Harus Bergabung dengan Promedia Teknologi Sekarang
Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025, Presiden Prabowo Subianto menegaskan hal tersebut.
Lapangan kerja menjadi prioritas utama pemerintahan bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Prabowo menilai, di tengah pertumbuhan ekonomi yang mulai pulih, keresahan warga karena sulit mencari kerja masih terasa nyata.
Baca Juga: 3 Sorotan Utama Setelah Patrick Kluivert Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026
Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh jajaran kabinet untuk bekerja kompak, layaknya tim sepak bola yang solid.
“Kita ibarat tim sepak bola. Saya sebagai manajer atau pelatih, dan Saudara-saudara adalah pemainnya.”
"Ada yang striker, ada yang bertahan. Semua harus bekerja kompak,” ujar Prabowo.
Baca Juga: Penolakan Visa 6 Atlet Israel di Indonesia Picu Sengketa, Ini Langkah Hukum Resminya
Tantangan Dunia Kerja di Tengah Otomatisasi Dan Disrupsi Teknologi
Dalam arahannya, Prabowo menyoroti perubahan besar di dunia kerja yang dipicu oleh kemajuan teknologi dan otomatisasi industri.
Artikel Terkait
150 Menit Olahraga Per Minggu Terbukti Perkuat Jantung Menurut Data AHA
Tiga Eks Pejabat Pertamina Patra Niaga Didakwa Rugikan Negara Rp9,41 Triliun
Rp113 Triliun Proyek Kereta Whoosh Dipersoalkan, Mahfud MD Persilakan KPK Panggil Dirinya
Penjualan Solar Murah Pertamina Rugikan Negara Triliunan, Siapa yang Diuntungkan?
Tiga Eks Pejabat Pertamina Patra Niaga Didakwa Rugikan Negara Sebesar Rp9,41 Triliun
3 Fakta Baru Kasus Kematian Mahasiswa UNUD, Polisi Dalami Dugaan Perundungan
Setahun MBG: Presiden Prabowo Klaim 1,4 Miliar Porsi Dibagikan, 99,9 Persen Sukses
Fakta Baru Kematian Mahasiswa Universitas Udayana, Dugaan Bullying Kian Melemah
Gangguan AWS 20 Oktober 2025 Lumpuhkan 100+ Situs Global Termasuk Amazon dan Disney+
Kereta Cepat Whoosh Catat 11,71 Juta Penumpang, Tiongkok Klaim Dampak Ekonomi Positif