Penindakan 19.391 Balpres Jadi Kasus Terbesar Sepanjang Tiga Tahun
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkap penindakan 19.391 balpres di 11 gudang Bandung merupakan yang terbesar dalam kategori pakaian impor ilegal sejak pengawasan diperketat.
Baca Juga: Fenomena Akun Palsu Tokoh Publik Naik 38 Persen, Hashim Djojohadikusumo Angkat Bicara
Penelusuran dilakukan tim gabungan pada 14–15 Agustus 2025 dan menghasilkan temuan senilai Rp112,35 miliar yang telah dimusnahkan sekitar 85,56 persen hingga 14 Oktober 2025.
“Kami menargetkan seluruh pemusnahan selesai akhir November 2025,” ujar Budi dalam konferensi pers di PPLI Nambo.
Budi menegaskan pengawasan tidak hanya menyasar pakaian bekas impor tetapi seluruh barang ilegal lintas komoditas yang masuk tanpa izin resmi korporasi atau otoritas terkait.
Baca Juga: 20 Warga Masih Hilang: BNPB Percepat Pencarian di Longsor Majenang
Rentetan Kasus Pakaian Ilegal Sejak 2022 Perlihatkan Skala Masalah
Penindakan pakaian impor ilegal tercatat sejak Agustus 2022 saat 750 bal ditemukan di Karawang dengan nilai Rp8,5 miliar.
Kasus meningkat pada 2023 dengan temuan 730 bal di Pekanbaru, 824 bal di Sidoarjo, 7.000 bal di Cikarang, serta ribuan koli di Batam dan Makassar.
Memasuki 2025, kasus kembali melonjak dengan temuan 463 koli di Surabaya dan 1.200 koli di Patimban sebelum penemuan terbesar 19.391 bal di Bandung.
Baca Juga: Data Terbaru: Pengunjung Situs Cikawali Naik, Pemerintah Siapkan Fasilitas Baru
Rangkaian kasus menunjukkan konsistensi pemerintah dalam menekan peredaran pakaian impor ilegal yang merugikan industri dan menekan daya saing UMKM.
Kebijakan Baru Diproyeksikan Beri Dampak Ekonomi Lebih Luas
Skema pencacahan diharapkan memberi nilai tambah melalui pemanfaatan kembali limbah tekstil ilegal menjadi bahan industri yang lebih ramah lingkungan.
Pemerintah menilai langkah ini dapat menekan kerugian negara, mengurangi biaya pemusnahan, dan memulihkan persaingan sehat bagi pelaku UMKM tekstil nasional.****
Artikel Terkait
Fenomena Akun Palsu Tokoh Publik Naik 38 Persen, Hashim Djojohadikusumo Angkat Bicara
Data Unik: Lebih dari 50 Rumah di Kampung Pasir Makam Cianjur Dikelilingi oleh Kuburan
Survey Warga Sebut Debit Air Turun: Aksi Penolakan PT BSI Makin Menguat di Pesanggaran
Aksi Puluhan Warga Banyuwangi Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin Tambang Emas PT BSI
BPS Catat Penurunan Harga Beras 1,12 Persen, Pemerintah Gandakan Stok Jelang Nataru
Sidak Bapanas Temukan Harga SPHP Rp12.000, Trennya Turun di Ratusan Daerah
Banjir Lumpur Pomalaa 2025: WALHI Minta Pemerintah Hentikan Aktivitas Industri Berisiko Tinggi
Krisis Keamanan Pangan MBG: 48 Persen Kasus Berasal dari Program Gizi Anak Sekolah
Data Terbaru: Pengunjung Situs Cikawali Naik, Pemerintah Siapkan Fasilitas Baru
20 Warga Masih Hilang: BNPB Percepat Pencarian di Longsor Majenang