Solusi untuk Menaikkan Daya Beli Masyarakat
Anthony juga menyoroti argumen daya beli rendah sebagai pembenaran impor baju bekas ilegal.
Ia menyatakan bahwa meski banyak warga berpenghasilan di bawah upah minimum, membiarkan industri lokal kalah karena “alasan itu” justru memperparah kemiskinan dan menambah beban ekonomi jangka panjang.
Baca Juga: Skema Korupsi Petral 2009-2015 Terbongkar, Kejagung Kejar Buronan Mohammad Riza Chalid
Menurutnya, solusi yang lebih tepat adalah dengan subsidi garmen lokal atau menaikkan upah pekerja, bukan memberi ruang kepada impor ilegal.
Tantangan Pengawasan Jalur Hitam
Meski kebijakan semakin tegas, upaya pengawasan menjadi krusial.
Menurut laporan, terdapat sekitar 1.800 “jalur tikus” yang diduga luput dari pantauan Bea Cukai untuk impor baju bekas ilegal.
Baca Juga: 3 Polisi Aktif di ESDM Dipertanyakan Setelah Putusan MK, Bahlil Tunggu Kajian Resmi Pemerintah
Tantangan ini menunjukkan bahwa regulasi saja belum cukup; diperlukan sinergi aparat penegak hukum dan lembaga bea cukai.
Dukungan Aparat Penegak Hukum
Bareskrim Polri menyatakan dukungannya penuh terhadap penindakan terhadap para importir baju bekas ilegal.
Sementara itu, pemerintah juga meminta platform e-commerce menutup akses penjualan barang bekas impor ilegal untuk melindungi pasar lokal.****
Artikel Terkait
Terkait Kasus Beras Ilegal Sabang, Pemerintah Tegaskan Tidak Keluarkan Izin Impor Beras
MUI: Pajak Rumah Hunian dan Sembako Tidak Adil, Pemerintah Diminta Tinjau Ulang Kebijakan PBB
Kronologi Wafat Dirut BJB: Fakta-fakta Penting yang Mendorong Tuntutan Transparansi Publik
Kerugian Negara Dinilai dengan Harga Besi Tua: Praktik Ini Berbahaya bagi Kepastian Ekonomi Nasional
Putusan MK Batasi Jabatan Sipil Aparat: Bagaimana Langkah ESDM yang Punya Komjen Aktif?
Kejagung Ungkap Keterlibatan Buronan Mohammad Riza Chalid di Kasus Korupsi Minyak Petral
Wisata Aman di Gunung Berapi: Strategi Mitigasi Bencana Gunung Galunggung Tasikmalaya
Pemerintah Klarifikasi Impor 250 Ton Beras Ilegal di Sabang, Menteri Pastikan Tak Ada Dokumen Kemendag
Impor Kedelai Capai 2,6 Juta Ton, DPR Minta Program Pajale untuk Percepat Swasembada Nasional
Kemunduran Demokrasi Indonesia: Mahfud MD Soroti 3 Dekade Perubahan Kekuasaan dan Ledakan Korupsi