• Sabtu, 18 April 2026

Konflik Timur Tengah Memanas, Prabowo Sebut Energi dari Tanaman Bisa Jadi Solusi Ketahanan Energi Indonesia

Photo Author
Tim 24 Jam News, 24jamnews.com
- Rabu, 11 Maret 2026 | 20:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyoroti potensi energi dari sawit, singkong, jagung, dan tebu sebagai sumber energi alternatif Indonesia untuk mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak nasional.   (Facebook.com @Prabowo Subianto)
Presiden Prabowo Subianto menyoroti potensi energi dari sawit, singkong, jagung, dan tebu sebagai sumber energi alternatif Indonesia untuk mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak nasional. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

Presiden menilai Indonesia memiliki kemampuan untuk mengembangkan sumber energi domestik berbasis tanaman.

“BBM kita nanti tidak harus dari impor, bahkan bisa berasal dari tanaman seperti sawit, singkong, jagung, dan tebu,” kata Prabowo Subianto.

Baca Juga: Program Infrastruktur Desa Prabowo Bangun 218 Jembatan unttuk Tingkatkan Akses Pendidikan dan Mobilitas

Swasembada Energi dan Pangan Jadi Strategi Kemandirian Nasional Indonesia

Presiden menegaskan bahwa program swasembada menjadi agenda penting pemerintah dalam memperkuat kemandirian nasional.

Swasembada pangan dinilai telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Presiden menyebut Indonesia telah mencapai swasembada beras sebagai salah satu indikator keberhasilan kebijakan tersebut.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Picu Harga Minyak Dunia Naik, Indonesia Diminta Siapkan Strategi Ekonomi Darurat

Ke depan, pemerintah juga mendorong pengembangan swasembada energi untuk mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar.

“Kita bersyukur swasembada energi hampir kita capai dan kita sudah sampai swasembada beras,” ujar Prabowo Subianto.

Harga Energi Global Naik Namun Stabilitas Nasional Tetap Terjaga

Konflik geopolitik di Timur Tengah berdampak pada kenaikan harga minyak dunia yang melampaui Dolar AS100 per barel.

Baca Juga: Panic Buying BBM Ungkap Ketidakpastian Informasi Energi Picu Kepanikan Publik di Berbagai Daerah

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terhadap stabilitas energi di banyak negara importir energi.

Namun Presiden menyatakan bahwa Indonesia masih mampu menjaga stabilitas energi nasional.

Pemerintah tetap mempertahankan kebijakan subsidi bahan bakar minyak untuk menjaga daya beli masyarakat.

Baca Juga: Kontroversi Tambang Emas Tumpang Pitu Picu Diskusi Publik Tentang Ekonomi Lokal dan Lingkungan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X