Lonjakan Harga Minyak Dunia Jadi Tantangan Baru Kebijakan Energi Nasional
Harga minyak dunia jenis Brent dan West Texas Intermediate (WTI) dilaporkan berada sekitar 100 Dolar AS per barel.
Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga Brent pada Januari 2026 yang tercatat sekitar 64 Dolar AS per barel.
Kenaikan tersebut menjadi faktor utama yang biasanya memicu penyesuaian harga BBM di berbagai negara.
Namun pemerintah memilih menjaga daya beli masyarakat dengan tidak menaikkan harga BBM dalam waktu dekat.
Pemerintah Pastikan Pasokan BBM Aman dan Masyarakat Diminta Tenang
Sebelumnya pemerintah melalui koordinasi lintas kementerian memastikan pasokan energi nasional dalam kondisi aman.
Keputusan ini diambil setelah rapat bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Pertamina.
Kebijakan tersebut juga disebut mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik.
Pemerintah juga meminta masyarakat tidak terpengaruh spekulasi kenaikan harga BBM yang beredar di ruang publik.****
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Transisi KBLI 2025 Aman Bagi Pelaku UMKM dan Korporasi, Tak Ganggu Proses Perizinan Berjalan
Pemerintah Integrasikan Data Usaha Lewat KBLI 2025, OSS Catat 15,7 Juta NIB Pelaku Usaha Aktif Nasional
Transformasi Energi, Program B50 dan Pengaturan BBM Jadi Strategi Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
Hemat Anggaran, Pemerintah Fokus Alihkan Belanja Non Prioritas ke Program Berdampak Langsung ke Masyarakat
SBY Bicara Krisis Energi Global, Pengalaman Hadapi Lonjakan Harga Minyak Jadi Modal Penting Kebijakan
Harga BBM Tidak Naik Saat Harga Minyak Dunia Naik, Ini Langkah Pertamina Menjaga Stabilitas Energi
Prabowo di Forum Bisnis Tokyo Ungkap Strategi Indonesia Tarik Investasi Jepang untuk Industri Masa Depan
Prabowo Dorong Investasi Jepang Percepat Industrialisasi Melalui Hilirisasi Energi Hijau dan Transformasi Digital
Hasil Nyata Kunjungan Prabowo Ke Jepang Dan Korea Selatan, Ini Daftar Kerja Sama Strategis yang Disepakati
Diplomasi Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Asia Timur Lewat Investasi dan Kemitraan Industri Teknologi