ekonomi

Koperasi Desa Merah Putih Bisa Akses Dana Sebesar Total Rp 240 Triliun dari Himbara

Rabu, 29 Oktober 2025 | 08:00 WIB
Pemerintah Siapkan Plafon Kredit Sebesar Rp 240 Triliun untuk Koperasi Desa Merah Putih (Dok. Kemenkeu)

NEWS SUMMARY:

  • Koperasi Desa Merah Putih bisa ajukan kredit hingga Rp 240 triliun.
  • Fasilitas dijamin penuh pemerintah dan dikelola oleh Himbara serta Agrinas.
  • Kebijakan ini diharapkan jadi motor pertumbuhan ekonomi desa Indonesia.

24JAMNEWS.COM - Apakah ekonomi desa akan menjadi motor baru kebangkitan ekonomi nasional?

Pertanyaan itu kini mencuat setelah pemerintah membuka akses pembiayaan jumbo bagi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui korporasi perbankan pelat merah.

Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kini dapat mengajukan kredit ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dengan total plafon mencapai Rp 240 triliun.

Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta Bandung Disebut Investasi Sosial, Analis Soroti Kerugian Rp73,5 Triliun

Dana besar ini disiapkan untuk mendukung pengembangan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Sejalan dengan agenda pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan melalui lembaga keuangan berbasis komunitas.

Menurut Purbaya, fasilitas kredit tersebut dijamin sepenuhnya oleh pemerintah.

Baca Juga: TGUK Masuki Bisnis Frozen Meat, Proyeksi Pasar Naik ke US$5,9 Miliar 2033

Dengan demikian, korporasi perbankan Himbara seperti Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), Bank Negara Indonesia (BBNI), dan Bank Tabungan Negara (BBTN) tidak perlu khawatir terhadap risiko gagal bayar.

PT Agrinas Pangan Nusantara Ditunjuk Bangun Infrastruktur Fisik

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menunjuk PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana pembangunan infrastruktur fisik KDMP di desa dan kelurahan.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat terbentuknya ekosistem ekonomi desa yang mandiri, dengan koperasi sebagai pusat kegiatan produktif.

Baca Juga: Mentan Amran Sulaiman Dorong Harga Kelapa Naik, 10.000 Hektare Disiapkan di Maluku Utara

“Fasilitas kredit ini dijamin penuh oleh pemerintah, sehingga Himbara tidak perlu khawatir terhadap risiko gagal bayar,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini