24JAMNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju kawasan yang terdampak banjir di Sumatera pada Senin pagi (1/12/2025).
Melalui unggahan resmi di Instagram Kementerian Sekretariat Negara @kemensetneg.ri, disebutkan bahwa Presiden berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.00 WIB, Senin (1/12/2025) menggunakan pesawat menuju Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara.
Kemensetneg menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk upaya pemerintah dalam dalam memastikan seluruh upaya penanganan bencana berjalan optimal dan cepat.
Baca Juga: Klarifikasi Jokowi Soal Tuduhan Peresmian Bandara IMIP yang Disebut Publik dalam Polemik Terbaru
Setibanya di wilayah terdampak, Presiden dijadwalkan mengunjungi titik-titik yang mengalami kerusakan serta gangguan layanan dasar.
Kemensetneg menyampaikan bahwa Presiden ingin memastikan standar penanganan bencana dijalankan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
“Presiden Prabowo juga akan memastikan bahwa langkah-langkah darurat telah dilaksanakan sesuai standar penanganan bencana yang cepat, tepat, dan terkoordinasi,” demikian kutipan dari unggahan tersebut.
Baca Juga: Danantara Seleksi 6 Indikator Utama Untuk Investasi Saham, BEI Siapkan Indeks Baru 2025
Selain penanganan darurat, pemerintah juga tengah mempersiapkan langkah pemulihan infrastruktur dasar seperti akses jalan, jembatan, energi, telekomunikasi, serta layanan kesehatan.
Prabowo sebelumnya telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk bekerja dengan cepat agar dampak bencana dapat diminimalkan.
“Seluruh proses penanganan darurat diharapkan makin terkoordinasi dan memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa negara hadir dalam penanganan bencana,” tulis Kemensetneg.
Baca Juga: Keputusan 00.45 WIB: Poin Penting Pencabutan Wewenang Ketua Umum PBNU Gus Yahya
“Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan aparat di lapangan seiring potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi.”
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan ini adalah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.****
Artikel Terkait
Realisasi Pajak 70 Persen: Komisi XI Desak Reformasi, Purbaya Singgung Peluang Pajak DPR Dinaikkan
Poin-poin Klarifikasi KCI soal Tumbler Hilang dan Tekanan Publik terhadap Petugas Garda Depan
Kronologi 24 Jam Insiden Tumbler KRL: Dari Tas Tertinggal hingga Debat Nasional di Media Sosial
Risalah Tiga Hari Syuriyah PBNU: Respons Cak Imin dan Penegasan Mandat Muktamar Gus Yahya
Isu Utama di Balik Desakan Mundur Gus Yahya dan Seruan Penyelesaian Secara Internal dari Cak Imin
Kejagung Sita Alphard dan 2 Moge dalam Pengusutan Dugaan Suap Pajak Libatkan Korporasi PT Darum
Dugaan Pengurangan Pajak 2016–2020: Kejagung Telusuri Pemufakatan Pegawai Pajak dan PT Djarum
Keputusan 00.45 WIB: Poin Penting Pencabutan Wewenang Ketua Umum PBNU Gus Yahya
Danantara Seleksi 6 Indikator Utama Untuk Investasi Saham, BEI Siapkan Indeks Baru 2025
Klarifikasi Jokowi Soal Tuduhan Peresmian Bandara IMIP yang Disebut Publik dalam Polemik Terbaru