Peringatan Dini dan Kesiapsiagaan Masyarakat Perlu Ditingkatkan
Badan Geologi mengimbau pemerintah daerah memperkuat sistem deteksi dini tanah longsor terutama di wilayah perbukitan dan permukiman padat.
Baca Juga: 3 Fondasi Tata Kelola Menentukan Arah Kebijakan Danantara dalam Ekonomi Syariah 2025
BMKG menekankan pentingnya memantau pembaruan prakiraan cuaca sebagai langkah mitigasi saat curah hujan ekstrem masih berpotensi terjadi.
Masyarakat diminta menghindari aktivitas di lereng curam, alur sungai kecil, serta daerah yang memiliki riwayat longsor atau banjir bandang.****
Artikel Terkait
DPR Jadwalkan Rapat 4 Desember Bahas Kerusakan Hulu dan Dampak Material Kayu pada Banjir Sumatera
Banjir Bandang di 3 Provinsi Sumatera, Pemerintah Diminta Evaluasi atas Kebijakan Lingkungan
Dampak Menebang 1.000 Pohon Lebih Berat daripada Menanam 1.000 Pohon, Moratorium Disiapkan
Menteri Investasi Rosan Roeslani Jelaskan 3 Alasan Investor Tetap Optimistis di Kawasan IMIP
Prioritas Nasional: Pemerintah Kerahkan A400, Hercules, dan 50 Helikopter untuk Jangkau Wilayah Terisolir
Lebih 500.000 Ton Logistik Diangkut: Pemerintah Perkuat Komando dan Armada Udara untuk Wilayah Terisolasi
Pemulihan Pascabanjir: Pemerintah Susun Timeline 100 Hari untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Penanganan Bencana Di-backup Penuh: Presiden Siapkan Tambahan Anggaran dan Perkuat Operasi TNI–Polri
Setelah Berhari-Hari Padam, Listrik di Sibolga–Tapteng Pulih: PLN Percepat Perbaikan Jadi 2–3 Hari
Laporan Badan Geologi: 3 Faktor Kunci Penyebab Longsor di 5 Wilayah Sumatera Saat Hujan Ekstrem