NEWS SUMMARY:
- FORE catatkan pertumbuhan keuangan kuat pasca-IPO April 2025.
- Aset naik 64,6% menjadi Rp1,05 triliun, ekuitas melonjak 157,38%.
- Kinerja positif tunjukkan potensi kopi lokal bersaing dengan global.
24JAMNEWS.COM - Bisakah sebuah korporasi kopi lokal menantang dominasi jaringan internasional di tengah persaingan ketat industri minuman cepat saji?
PT Fore Kopi Indonesia (FORE) tampaknya sedang membuktikannya dengan capaian keuangan yang mengesankan sepanjang sembilan bulan pertama 2025.
PT Fore Kopi Indonesia (FORE) mencatatkan penjualan sebesar Rp1,04 triliun hingga kuartal III-2025, meningkat 43,2 persen.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Tegaskan Data Resmi Dana Pemda Hanya Bersumber dari Bank Indonesia
Jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, menurut laporan keuangan resmi yang dirilis pada Kamis, 23 Oktober 2025.
Kenaikan signifikan ini mencerminkan strategi ekspansi yang agresif dan pertumbuhan permintaan pasar terhadap produk kopi lokal.
FORE, yang berada di bawah kendali Fore Holdings Pte Ltd, berhasil memperluas jangkauan bisnisnya di berbagai wilayah Indonesia melalui inovasi produk dan optimalisasi jaringan gerai.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Krisdayanti, Raih Perak di World Kungfu Championships 2025 Tiongkok
Pertumbuhan Laba Bersih Tunjukkan Efisiensi Operasional FORE
Seiring meningkatnya penjualan, laba bersih FORE juga melonjak 41,94 persen menjadi Rp60,11 miliar pada periode Januari–September 2025, dibandingkan Rp42,35 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba bruto korporasi turut naik 44,11 persen menjadi Rp643,54 miliar, dengan beban pokok penjualan tercatat Rp398,22 miliar atau naik 41,81 persen secara tahunan.
Kinerja ini menegaskan kemampuan manajemen dalam menjaga efisiensi operasional di tengah biaya produksi yang meningkat.
Baca Juga: Partai Gerindra Unggul 33,5 Persen, DWS: Bukti Kepercayaan Publik terhadap Prabowo
Direktur FORE, Tjhong Pie Chen, menyampaikan bahwa peningkatan kinerja keuangan tersebut mencerminkan soliditas model bisnis korporasi dalam memperkuat posisi di industri kopi nasional.
Artikel Terkait
Pajak Online Shop 0,5 Persen Ditunda, Pemerintah Tunggu Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
Sri Mulyani Rancang, Purbaya Tunda: Pajak Marketplace Baru Jalan Saat Ekonomi 6 Persen
Partai Gerindra Unggul 33,5 Persen, DWS: Bukti Kepercayaan Publik terhadap Prabowo
Partai Gerindra di Posisi Teratas Survei IPO, Publik Nilai Kepemimpinan Prabowo Efektif
Kisah Inspiratif Krisdayanti, Raih Perak di World Kungfu Championships 2025 Tiongkok
Utang KCIC Alami Pembengkakan Menjadi Sebesar 7,5 Miliar USD, Pemerintah Cari Jalan Tanpa APBN
KCIC Rugi Beruntun Hingga 2025, PT KAI Harus Menanggung Sebesar 60 Persen Beban Konsorsium
Menkeu Purbaya Tegaskan Data Resmi Dana Pemda Hanya Bersumber dari Bank Indonesia
Laba FORE Tumbuh 41,94 Persen di Kuartal III-2025, Penjualan Sentuh Rp1,04 Triliun
Setahun Prabowo–Gibran: Ekonomi Tumbuh 5,12 Persen, Tapi Belum Berubah Struktural