NEWS SUMMARY:
Rakernas XXI PSMTI bahas peran sinergi bangsa membangun Indonesia maju.
AHY soroti pentingnya transportasi laut untuk percepatan pembangunan timur.
Wilianto Tanta tegaskan PSMTI siap dukung program sosial dan nasional.
24JAMNEWS.COM - Bagaimana bangsa sebesar Indonesia bisa melangkah bersama menuju kemajuan tanpa sinergi lintas elemen?
Pertanyaan ini menggema saat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuka Rapat.
Yaitu Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XXI Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Rabu (23/10/2025).
Baca Juga: Riset: Bangun Pagi Tingkatkan Potensi Penghasilan Hingga 4 Persen Menurut Studi Global
Rakernas yang berlangsung 23–25 Oktober 2025 ini dihadiri ratusan anggota PSMTI dari berbagai daerah serta sejumlah tokoh nasional dan regional.
Dalam sambutannya, AHY menegaskan pentingnya sinergi antara seluruh elemen bangsa demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
“Pemerintah siap bersinergi dengan semua elemen bangsa. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media merupakan kunci penting."
Baca Juga: Perbedaan Data Bank Indonesia dan Kemendagri Soal Dana Pemda di Perbankan Picu Polemik
"Dalam menjaga keberlanjutan pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,” ujar AHY.
Menurut AHY, kerja sama lintas sektor menjadi fondasi kokoh bagi Indonesia dalam mewujudkan visi menjadi negara maju, aman, damai, dan rukun di tengah kemajemukan.
Fokus Pembangunan Infrastruktur Maritim dan Konektivitas Daerah
Dalam pidatonya, AHY menyoroti tantangan besar dalam sektor transportasi laut dan logistik maritim yang masih menjadi hambatan bagi pemerataan pembangunan.
Artikel Terkait
24 Bulan Tunggakan BPJS Kesehatan Akan Dihapus, Begini Penjelasan Menkeu Purbaya
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Soroti Rp233,97 Triliun Dana Pemda di Bank, BPK Bisa Periksa
Perbedaan Data Bank Indonesia dan Kemendagri Soal Dana Pemda di Perbankan Picu Polemik
Langkah Efisiensi Presiden Prabowo: Harga Pupuk Subsidi Turun, Produksi Petani Naik
Sekda Bekasi Bantah Isu Rp1 Triliun Dana Endapan, Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Dana Pemda Turun Jadi Rp215 Triliun, Mendagri Tito Jelaskan Beda Data dengan Kemenkeu
Tiongkok Klaim KCJB Layani 11,71 Juta Penumpang, RI Tegaskan Utang Tak Bebani APBN
Radiasi Cs-137 di Sukatani Bekasi Capai 20 Kali dari Batas Aman, Warga Dievakuasi
Dampak Truk ODOL Aqua: Jalan Cepat Rusak, Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Sanksi Tegas
Riset: Bangun Pagi Tingkatkan Potensi Penghasilan Hingga 4 Persen Menurut Studi Global