NEWS SUMMARY:
- Boy Thohir menambah 3,14 juta lembar saham TRIM dalam 3 hari transaksi reguler.
- Aksi ini mencerminkan keyakinan terhadap kinerja TRIM dan prospek pasar modal Indonesia.
- Kepemilikan Boy di TRIM mencapai 34,64 persen atau sekitar Rp1,72 triliun.
24JAMNEWS.COM - Apa yang membuat seorang pengusaha besar memutuskan menambah jutaan lembar saham dalam tiga hari saja, dan bagaimana langkah itu memengaruhi iklim pasar modal nasional?
Pengusaha Garibaldi Thohir atau Boy Thohir kembali mempertebal kepemilikannya di korporasi Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM).
Setelah dia membeli 3.146.700 lembar saham melalui transaksi pasar reguler pada 17 hingga 19 November 2025.
Pembelian Saham Boy Thohir Dorong Keyakinan Pasar Modal Indonesia
Langkah Boy Thohir menambah lebih dari tiga juta lembar saham TRIM disebut sebagai bentuk keyakinannya terhadap kinerja korporasi tersebut yang dinilai terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa kuartal terakhir.
Dalam keterangannya pada Kamis, 20 November 2025, ia menyatakan bahwa industri keuangan nasional sedang memasuki momentum positif yang layak mendapatkan perhatian investor.
“Saya melihat momentum positif di industri keuangan Indonesia, Trimegah telah menunjukkan transformasi dan peningkatan kinerja yang kuat."
Baca Juga: Bitcoin ke 89.000 Dolar AS, Apa Dampak Arus Keluar 170.000 BTC dari ETF AS Terhadap Sentimen Pasar?
"Dan saya percaya korporasi serta pasar modal Indonesia memiliki prospek jangka panjang yang sangat baik,” ujar Garibaldi Thohir selaku pengusaha dan investor TRIM.
Aksi Transaksi Bernilai Besar Perkuat Peran Lembaga Keuangan Nasional
Transaksi pembelian saham oleh Boy Thohir ini dinilai sejalan dengan komitmennya terhadap penguatan lembaga keuangan nasional yang memainkan peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi Indonesia.
Pembelian saham tersebut juga menjadi indikator meningkatnya partisipasi investor domestik yang berkontribusi pada stabilitas pasar modal nasional.
Baca Juga: Akuisisi Emway Perkuat Ekspansi BABY, Integrasi 40.000 Titik Distribusi dan Ritel Bayi-Anak
Keterlibatan investor lokal seperti Boy Thohir turut memberikan sinyal positif bagi pelaku pasar mengenai prospek sektor keuangan dan dinamika investasi ke depan.
Artikel Terkait
Laporan JATAM: Lima Korporasi Tambang dan Risiko Konflik Kepentingan Pengawasan Daerah
Benarkah Condet Kampung Terakhir Jakarta? Data Penggunaan Lahan dan Sejarah Betawi Ungkap Realitas
Penawaran Investasi 1,3 Miliar Dolar AS Perkuat Diplomasi Ekonomi Indonesia dan Yordania
Dari Podcast ke Polemik: Ucapan Gubernur Sherly Tjoanda y ang Memicu Reaksi Soal Kondisi Morotai
Sidang Perdana Cerai Marissa Anita: Gugatan 12 November, Mediasi 30 Hari Jadi Penentu Lanjutan
Bank Indonesia Fokus Stabilitas Rupiah, Namun Ruang Penurunan Bank Indonesia Rate Ada
Dengan Akuisisi Emway, BABY Tambah Portofolio 10+ Merek Mainan Global, Perluas Ekosistem Omnichannel
Harga Bitcoin Sentuh 89.000 Dolar AS, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga The Fed dan Arah Likuiditas Global
Bitcoin Turun ke Level Terendah 7 Bulan, Arus Keluar ETF 800 Juta Dolar ASPer Hari Dorong Tekanan Jual
Dua Korporasi Bersengketa: JATAM Ungkap Data Baru Kekacauan Tata Kelola Tambang di Halmahera Timur