Pejabat PLN menyebut bahwa proyek WTE dan pembangkit berbasis EBT harus didukung dengan infrastruktur kelistrikan.
Baca Juga: 6 Pertimbangan Syuriyah PBNU yang Menjadi Dasar Pemberhentian Gus Yahya dari Tanfidziyah
Sehingga mampu menyerap energi terbarukan secara efisien agar bisa menjadi motor ketahanan energi nasional.
Sinergi Lintas Sektor Dibutuhkan
Menurut perwakilan forum, pembangunan ketahanan dan kemandirian energi nasional tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi antara pemerintah, korporasi, investor, dan sektor swasta.
Dengan kerja sama itu, Indonesia ditargetkan mampu memperkokoh ketahanan energi, mengurangi ketergantungan impor energi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi melalui industri hijau.
Baca Juga: 3 Jurus Purbaya Perkuat Manufaktur di Tengah Tekanan Impor dan Overcapacity 2025
Di tengah dinamika global dan ketidakpastian ekonomi dunia, hasil dialog dalam 16th Kompas100 CEO Forum 2025 menunjukkan bahwa energi hijau dan swasembada energi adalah strategi kunci untuk menjaga kedaulatan nasional dan masa depan ekonomi Indonesia.****
Artikel Terkait
Kematian Orangutan Picu Penangkapan 12 Penambang Emas Ilegal di Kawasan TN Tanjung Puting
Data Baru: Bandara IMIP Beroperasi Sejak 2019 Tanpa Perangkat Negara, Apa Dampaknya?
Menhan Temukan Anomali Bandara Industri: 3 Instrumen Negara Tidak Hadir Sejak 2019
Strategi 3 Sektor Industri: Cara Pemerintah Menahan Dampak Overcapacity Tiongkok
Proyeksi 15 Tahun Jadi Acuan: Pemerintah Susun Data Pembayaran Utang Whoosh untuk Negosiasi
5 Fakta Pemecatan Gus Yahya oleh Syuriyah PBNU yang Memicu Gejolak Internal Nahdlatul Ulama
Setelah 72 Jam Ultimatum, Syuriyah PBNU Resmi Copot Gus Yahya: Ini Dasar Keputusan dan Dampaknya
80 Ribu Desa Disiapkan PLTS 1 MW, Prabowo Tegaskan Penertiban Tambang Tanpa IPPKH Secara Terpadu
1–1,5 MW PLTS per Desa: Bahlil Laporkan Tahap Akhir Teknis, Prabowo Minta Tindak Tambang Ilegal
Menhan Bongkar Operasi Bandara Tanpa Imigrasi dan Bea Cukai: 3 Risiko Besar Kedaulatan Ekonomi