- Ekonomi nasional dinilai membaik dengan naiknya indeks kepercayaan konsumen.
- Prabowo disebut mulai sembuhkan dampak ekonomi dari masa pemerintahan sebelumnya.
- Kebijakan fiskal, BLT, dan program magang bantu daya beli masyarakat.
24JAMNEWS.COM - Apakah ekonomi Indonesia benar-benar mulai pulih setelah masa sulit satu dekade terakhir?
Pertanyaan ini mengemuka seiring pengamatan dari Syahganda Nainggolan yang menilai adanya tanda-tanda perbaikan daya beli.
Demikian juga kepercayaan masyarakat di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Proses Pemerintah untuk Tentukan 40 Calon Pahlawan Nasional
Politikus sekaligus aktivis, Syahganda Nainggolan, menilai perekonomian nasional menunjukkan arah positif sejak awal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyebut, saat ini sudah tampak adanya peningkatan daya beli masyarakat, meskipun sejumlah tantangan ekonomi masih perlu diselesaikan.
Pernyataan tersebut disampaikan Syahganda saat menjadi tamu dalam podcast milik Bambang Widjojanto, yang diunggah di kanal YouTube pada Selasa, 28 Oktober 2025.
Baca Juga: DRMA Finalisasi Akuisisi PT Mah Sing Indonesia Perkuat Portofolio Komponen 4W
Dalam diskusi itu, ia menanggapi perbincangan mengenai perlambatan ekonomi global dan dampaknya terhadap masyarakat Indonesia.
Menurut Syahganda, meski terdapat kendala seperti ketergantungan ekspor komoditas mentah dan penyerapan anggaran yang belum optimal, indeks kepercayaan konsumen tetap menunjukkan tren positif.
“Itu nggak ada masalah, relatif ya. Maksudnya peningkatan daya beli terjadi relatif, tapi memang ada masalah soal kesulitan mencari kerja,” ujarnya.
Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih Bisa Akses Dana Sebesar Total Rp 240 Triliun dari Himbara
Pemerintahan Prabowo Dinilai Mulai Pulihkan Luka Ekonomi
Dalam pernyataannya, Syahganda membandingkan kondisi ekonomi saat ini dengan masa pemerintahan sebelumnya.
Artikel Terkait
Mengapa Banyak Media Online yang Menolak Press Release Korporasi yang Anda Kirim?
Mahfud MD Ungkap Proses Pemerintah untuk Tentukan 40 Calon Pahlawan Nasional
Harga Kelapa Petani Hanya Rp3.000, Mentan Amran Sulaiman Siapkan Program 10.000 Hektare
Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Rp73,5 Triliun: Antara Investasi Sosial dan Bisnis
Jokowi Tegaskan Kereta Cepat Jakarta Bandung Bukan Cari Laba, PEPS Nilai Klaim Tak Konsisten
Pemerintah Siapkan Plafon Kredit Sebesar Rp 240 Triliun untuk Koperasi Desa Merah Putih
Koperasi Desa Merah Putih Bisa Akses Dana Sebesar Total Rp 240 Triliun dari Himbara
Presiden Claudia Sheinbaum Umumkan Penundaan Tarif Ekspor, AS Beri Waktu Negosiasi Tambahan
68 Persen Air Minum Dalam Kemasan di Indonesia Berasal dari Air Tanah Dalam
DRMA Finalisasi Akuisisi PT Mah Sing Indonesia Perkuat Portofolio Komponen 4W