ekonomi

BBTN Catat Kenaikan Laba Sebesar Dua Digit, Aset Sentuh hingga Rp510,85 Triliun

Senin, 27 Oktober 2025 | 12:30 WIB
Kantor pusat Bank BTN di Jakarta, mencerminkan stabilitas keuangan di tengah pertumbuhan laba dua digit. (Dok. btn.co.id)

NEWS SUMMARY:

  • BBTN mencatat kinerja positif berkat pertumbuhan pendapatan bunga dan efisiensi.
  • Beban operasional naik, tapi laba operasional tetap menguat.
  • Ekuitas korporasi meningkat menjadi Rp34,68 triliun di kuartal III 2025.

24JAMNEWS.COM - Apakah mungkin sebuah korporasi perbankan mampu mencatatkan pertumbuhan laba dua digit di tengah tekanan biaya dan peningkatan pencadangan?

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) membuktikannya sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) melaporkan kenaikan laba bersih sebesar 10,57 persen secara tahunan (year on year) hingga September 2025.

Baca Juga: 28 Oktober 1928: 3 Pokok Penting Sumpah Pemuda yang Satukan Bangsa Indonesia

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim yang dipublikasikan melalui laman resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) pada 24 Oktober 2025, laba bersih korporasi tersebut mencapai Rp2,3 triliun.

Kinerja positif ini menunjukkan bahwa BBTN berhasil menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika ekonomi nasional dan kenaikan biaya operasional yang cukup signifikan.

Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil Jadi Pendorong Utama Kinerja

Kenaikan laba bersih BBTN ditopang oleh peningkatan kuat pada pendapatan operasional.

Baca Juga: Fakta Terbaru KTP WNA Israel Aron Geller Palsu, NIK Tidak Tercatat di Kabupaten Cianjur

Total pendapatan bunga dan bagi hasil bersih melonjak menjadi Rp26,58 triliun, dibandingkan Rp22,36 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan operasional lainnya turut meningkat menjadi Rp2,98 triliun dari Rp2,72 triliun.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa BBTN mampu memperluas sumber pendapatan utama, sejalan dengan strategi bisnis korporasi dalam memperkuat pembiayaan sektor perumahan dan kredit konsumtif.

Baca Juga: Mahfud MD: Tiongkok Untung dari Whoosh, Indonesia Masih Bayar Bunga Rp2 Triliun

Beban Operasional Naik, Tapi Laba Operasional Tetap Menguat

Meskipun pendapatan meningkat, laju pertumbuhan laba sempat tertahan akibat naiknya beban operasional dan pembentukan pencadangan.

Halaman:

Tags

Terkini