• Sabtu, 18 April 2026

28 Oktober 1928: 3 Pokok Penting Sumpah Pemuda yang Satukan Bangsa Indonesia

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Senin, 27 Oktober 2025 | 08:19 WIB
Gedung Indonesische Clubgebouw (sekarang di Jalan Kramat Raya 106 Jakarta).  (Dok. kemenpar.go.id)
Gedung Indonesische Clubgebouw (sekarang di Jalan Kramat Raya 106 Jakarta). (Dok. kemenpar.go.id)

NEWS SUMMARY:

  • Perayaan Sumpah Pemuda mengingatkan persatuan pemuda lintas suku dan agama.
  • Mohammad Yamin merumuskan ikrar pemersatu bangsa pada Kongres Pemuda II.
  • Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai alat komunikasi dan identitas nasional.

24JAMNEWS.COM - Apakah Anda tahu bahwa pada 28 Oktober 1928, sebuah ikrar dari para pemuda Indonesia berhasil menyatukan bangsa yang terpecah oleh penjajahan?

Hari itu kini dikenal sebagai Hari Sumpah Pemuda, sebuah tonggak penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Pada awal abad ke-20, Indonesia berada di bawah penjajahan Belanda.

Baca Juga: Fakta Terbaru KTP WNA Israel Aron Geller Palsu, NIK Tidak Tercatat di Kabupaten Cianjur

Berbagai organisasi pemuda yang ada saat itu masih bersifat kedaerahan, seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, dan Jong Celebes.

Keinginan untuk menyatukan semangat nasionalisme mendorong digelarnya Kongres Pemuda I pada 30 April hingga 2 Mei 1926 di Batavia (sekarang Jakarta).

Meskipun belum menghasilkan ikrar persatuan, kongres ini menanamkan gagasan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah cita-cita bersama seluruh pemuda Nusantara.

Baca Juga: Mahfud MD: Tiongkok Untung dari Whoosh, Indonesia Masih Bayar Bunga Rp2 Triliun

Kongres Pemuda II: Momen Penyatuan Bangsa

Kongres Pemuda II diselenggarakan pada 27–28 Oktober 1928 di Batavia. Kongres ini dipimpin oleh Soegondo Djojopoespito dari Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI).

Selama dua hari, kongres membahas berbagai isu penting, termasuk pendidikan kebangsaan, peran wanita, dan agama dalam pergerakan nasional.

Pada sesi penutup di Gedung Indonesische Clubgebouw, Mohammad Yamin merumuskan sebuah teks ikrar yang kemudian dibacakan dan disepakati bersama oleh seluruh peserta kongres sebagai Sumpah Setia.

Baca Juga: 38 Tokoh Terima Penghargaan Pengabdian 25 Tahun dalam Rakernas XXI PSMTI di Batu

Ikrar ini dikenal sebagai Sumpah Pemuda dan berisi tiga pokok penting:

1. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X