• Sabtu, 18 April 2026

3 Fakta Baru Grup WhatsApp Nadiem Makarim yang Tidak Bahas Terkait Proyek Chromebook

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Selasa, 28 Oktober 2025 | 07:14 WIB
Kuasa hukum Nadiem Makarim buka suara terkait grup WhatsApp ‘Mas Menteri’ dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.  (YouTube/Sekretariat Presiden)
Kuasa hukum Nadiem Makarim buka suara terkait grup WhatsApp ‘Mas Menteri’ dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. (YouTube/Sekretariat Presiden)

NEWS SUMMARY:

  • Grup WhatsApp “Menteri Core” dibuat Agustus 2019 sebelum pelantikan Nadiem.
  • Diskusi fokus pada kebijakan pendidikan, bukan proyek Chromebook.
  • Kuasa hukum bantah isu keterlibatan korporasi Google Indonesia.

24JAMNEWS.COM - Benarkah Grup WhatsApp yang dikaitkan dengan dugaan korupsi Laptop Chromebook dibentuk untuk bahas proyek di Kemendikbudristek?

Atau sekadar forum diskusi konsep pendidikan sebelum Nadiem Makarim jadi Menteri?

Pengacara Nadiem Makarim, Tabrani Abby, menegaskan terkait perbincangan grup WhatsApp tersdbut.

Baca Juga: Laba BTN Tumbuh Sebesar 10,57 Persen, Ekuitas Naik hingga Sentuh Rp34,68 Triliun

Tabrani mengatakan yang disebut dalam penyidikan Kejaksaan Agung tidak terkait dengan proyek pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Menurut Abby, grup yang awalnya bernama Edu Org dan Education Council itu dibentuk pada Agustus 2019, sebelum Presiden Joko Widodo resmi menunjuk Nadiem Makarim sebagai menteri.

“Grup itu dibentuk untuk mendiskusikan gagasan dan konsep pendidikan berbasis teknologi, bukan untuk membicarakan proyek apa pun,” ujar Tabrani Abby, Kuasa Hukum Nadiem Makarim, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 27 Oktober 2025.

Baca Juga: Dari Akuifer Hingga Mata Air, Mengurai Asal Usul Air Minum yang Ada dalam Kemasan

Anggota grup tersebut terdiri atas sejumlah tokoh pendidikan seperti Najela Shihab, Viona, Ibrahim Arief, dan Jurist Tan.

Setelah Presiden Jokowi memberi tahu soal rencana penunjukan Nadiem sebagai menteri, nama grup diubah menjadi Menteri Core.

Fokus Diskusi pada Strategi Kebijakan dan Arah Pendidikan Nasional

Abby menjelaskan bahwa grup tersebut hanya digunakan untuk brainstorming arah kebijakan pendidikan nasional.

Baca Juga: Donald Trump dan Xi Jinping Siapkan Pertemuan 30 Oktober, Pasar Global Bergerak Naik

“Grup itu berfungsi sebagai ruang diskusi strategis untuk menyiapkan arah kebijakan setelah Pak Nadiem menjabat,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X