NEWS SUMMARY:
- BBTN mencatat kinerja positif berkat pertumbuhan pendapatan bunga dan efisiensi.
- Beban operasional naik, tapi laba operasional tetap menguat.
- Ekuitas korporasi meningkat menjadi Rp34,68 triliun di kuartal III 2025.
24JAMNEWS.COM - Apakah mungkin sebuah korporasi perbankan mampu mencatatkan pertumbuhan laba dua digit di tengah tekanan biaya dan peningkatan pencadangan?
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) membuktikannya sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) melaporkan kenaikan laba bersih sebesar 10,57 persen secara tahunan (year on year) hingga September 2025.
Baca Juga: 28 Oktober 1928: 3 Pokok Penting Sumpah Pemuda yang Satukan Bangsa Indonesia
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim yang dipublikasikan melalui laman resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) pada 24 Oktober 2025, laba bersih korporasi tersebut mencapai Rp2,3 triliun.
Kinerja positif ini menunjukkan bahwa BBTN berhasil menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika ekonomi nasional dan kenaikan biaya operasional yang cukup signifikan.
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil Jadi Pendorong Utama Kinerja
Kenaikan laba bersih BBTN ditopang oleh peningkatan kuat pada pendapatan operasional.
Baca Juga: Fakta Terbaru KTP WNA Israel Aron Geller Palsu, NIK Tidak Tercatat di Kabupaten Cianjur
Total pendapatan bunga dan bagi hasil bersih melonjak menjadi Rp26,58 triliun, dibandingkan Rp22,36 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan operasional lainnya turut meningkat menjadi Rp2,98 triliun dari Rp2,72 triliun.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa BBTN mampu memperluas sumber pendapatan utama, sejalan dengan strategi bisnis korporasi dalam memperkuat pembiayaan sektor perumahan dan kredit konsumtif.
Baca Juga: Mahfud MD: Tiongkok Untung dari Whoosh, Indonesia Masih Bayar Bunga Rp2 Triliun
Beban Operasional Naik, Tapi Laba Operasional Tetap Menguat
Meskipun pendapatan meningkat, laju pertumbuhan laba sempat tertahan akibat naiknya beban operasional dan pembentukan pencadangan.
Artikel Terkait
KCJB Sudah Layani 11,71 Juta Penumpang, Tiongkok dan RI Bahas Restrukturisasi Utang
Temuan Radiasi 20 Kali Lipat dari Batas Normal, Pemerintah Relokasi Warga Sukatani Bekasi
Agus Harimurti Yudhoyono: Sinergi Lintas Sektor Penting untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
Mahfud MD Ungkap Data KCIC: 24 Ribu Tenaga Lokal Belum Sepenuhnya Terserap
Mahfud MD: Tiongkok Untung dari Whoosh, Indonesia Masih Bayar Bunga Rp2 Triliun
Kasus Wanaartha Life: Evelina Diduga Hidup di Beverly Hills, Nasabah Rugi Rp12,7 Triliun
38 Tokoh Terima Penghargaan Pengabdian 25 Tahun dalam Rakernas XXI PSMTI di Batu
Fakta Terbaru KTP WNA Israel Aron Geller Palsu, NIK Tidak Tercatat di Kabupaten Cianjur
28 Oktober 1928: 3 Pokok Penting Sumpah Pemuda yang Satukan Bangsa Indonesia
Pendapatan Bunga BTN Tembus hingga Capai Rp26,58 Triliun, Laba Bersih Ikut Melonjak