• Sabtu, 18 April 2026

Bagaimana Press Release Menjadi Senjata Utama dalam Manajemen Krisis Korporasi

Photo Author
Banny Rachman, 24jamnews.com
- Sabtu, 8 November 2025 | 17:10 WIB
Press release menjadi jembatan utama antara korporasi dan media untuk menjaga kepercayaan publik saat krisis. (Dok. Kreasi Cici AI)
Press release menjadi jembatan utama antara korporasi dan media untuk menjaga kepercayaan publik saat krisis. (Dok. Kreasi Cici AI)

NEWS SUMMARY:

  • Budipur Karjodihardjo menekankan pentingnya kecepatan, akurasi, dan transparansi dalam komunikasi krisis.
  • PRC Indonesia menyebut konsistensi pesan dan empati publik kunci keberhasilan manajemen krisis.
  • Press release berperan vital mengendalikan narasi krisis, menekan rumor, dan menjaga reputasi korporasi.

24JAMNEWS.COM - Bagaimana organisasi dapat menghindari ‘kamuflase’ informasi ketika krisis memuncak dan justru terperosok lebih dalam?

Dalam pusaran krisis reputasi yang bisa mengancam eksistensi korporasi, komunikasi yang cepat, jelas, dan terstruktur bukan lagi pilihan melainkan kebutuhan.

Budipur Karjodihardjo, Pendiri Press Release Center (PRC) menyoroti, press release (siaran pers) dalam situasi krisis.

Baca Juga: Menuju 2026: OJK Targetkan Peningkatan Kepercayaan 30 Persen dan Stabilitas Pasar Modal Nasional

Menurutnya, siaran berfungsi sebagai jembatan strategis antara korporasi dengan publik, media, dan pemangku kepentingan lainnya.

Alat Pengendali Narasi Di Saat Krisis Mendadak

Di awal insiden, publik dan media akan bergerak cepat mencari jawaban; jika korporasi belum memberikan posisi resmi, spekulasi dan rumor akan mengisi kekosongan.

Budipur yang juga pengelola Pusatsiaranpers.com menegaskan: “siaran pers adalah langkah proaktif pertama untuk mengendalikan narasi.”

Baca Juga: 16 Calon Anggota DEN 2026–2030 Diserahkan Presiden Prabowo, DPR Siapkan Uji Kelayakan

Siaran pers yang dirilis cepat namun akurat membantu korporasi mengumumkan posisi resmi, membatasi spekulasi, dan menetapkan kerangka waktu bahwa organisasi telah dan akan bertindak.

Transparansi dan Akuntabilitas untuk Memulihkan Kepercayaan Publik

Krisis merusak kepercayaan publik secara signifikan. Budipur menyatakan, “Kejujuran adalah mata uang terpenting dalam krisis.”

Rilis pers yang efektif tidak hanya menjelaskan fakta, tetapi juga menunjukkan empati serta tanggung jawab.

Baca Juga: 119 Korban Jiwa, Desa Hilang: Fakta Lengkap Banjir Bandang Jember Tahun 2006

Dengan pengakuan dini atas insiden, ungkapan simpati kepada pihak terdampak, dan paparan rencana tindak lanjut (‘action plan’) yang jelas.

Komunikasi Multitarget Agar Semua Pemangku Kepentingan Tersentuh

Meskipun disebut “siaran pers”, fungsinya jauh melampaui sekadar media massa: rilis harus dirancang agar pesan tersampaikan kepada investor, regulator, karyawan, dan publik umum secara simultan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X